Tidak lagi hanya pelengkap jendela dan pintu, kaca sudah berwujud dengan banyak bentuk dan ragam variasinya.
Pemilihan bahan bangunan adalah salah satu cara jitu membuat interior tampil beda. Kian selektif kita memilihnya, tampilan ruang pun akan lebih ‘berbicara’. Kaca memberi kita kesempatan yang lebih luas untuk berkreasi menciptakan suasana interior yang elegan, artistik dan unik. Saat ini interior rumah atau apartemen menengah atas, yang umumnya bercorak minimalis modern, sangat cocok dipercantik dengan kaca.
Bahan ini sejatinya sudah lama menjadi bagian penting interior, terutama untuk properti komersial, seperti hotel, restoran dan perkantoran. Saat ini kaca banyak pula menjadi bagian dari arsitketur rumah, mulai dari partisi, pilar, backwall, pelapis dinding, meja dekoratif, hingga karya seni rupa yang mempesona.
Kaca dekoratif atau kaca patri, kadang-kadang disebut pula kaca bakar (karena diproduksi dengan pembakaran bersuhu tinggi) merupakan salah satu alternatif yang bisa dilirik. Jika selama ini kaca dekoratif lebih banyak untuk bidang jendela dan pintu, atau cermin, tak ada salahnya jika kita tampilkan dalam bentuk lain yang lebih indah.
Bedanya, kini kaca dekoratif tidak melulu tampil polos dan bening. Kaca dekoratif tampil dengan kreasi seni yang seolah tanpa batas. Pilihan jenisnya lebih banyak, antara lain stained glass, kaca es, kaca melton, opalescent glass, kaca air dan wisspy glass. Ketebalannya berkisar 8-10 milimeter. Kaca dekoratif menghadirkan desain, corak, tekstur, pola dan warna yang jauh lebih variatif di antara berbagai pelangkap interior lainnya. Bahan ini sangat fleksibel, dan mudah dipadupadankan dengan tampilan interior rumah berbagai gaya.
Selain itu kaca mampu meneruskan atau membiaskan cahaya. Kaca dekoratif menyemarakkan ruangan dengan permainan cahaya yang optimal, tanpa memberi kesan sesak. Pada rumah minimalis kaca sangat cocok karena memberi kesan lapang. Kaca juga mampu menghadirkan nuansa modern, klasik, bahkan futuristik. Bobotnya lebih ringan. Perawatannya pun lebih mudah, cukup dibersihkan dengan lap dan air, tanpa risiko lumut dan jamur, hanya debu.
Inilah keunggulan kaca sebagai pelengkap interior dibanding kayu atau logam yang berisiko karat atau keropos. Apapun jenisnya, penggunaan kaca dekoratif hendaknya diselaraskan dengan tema desain rumah keseluruhan. Harganya jauh lebih mahal daripada kaca biasa, mulai Rp 2,5 juta hingga tidak terbatas, apalagi bila kita memesan khusus. Semua tergantung pola, motif dan ketebalannya. Janganlah kaca mahal ini merusak suasana karena tidak ‘nyambung’ dengan tema dasar desain rumah.
Sebelum menetapkan tema desain interior, pilihlah bagian mana dari ruangan yang menggunakan kaca dekoratif, dan bagian mana yang menggunakan kaca polos. Misalnya kaca dekoratif hanya ditempatkan pada jendela dan pintu bagian depan rumah. Sedangkan jendela dan pintu di bagian dalam rumah menggunakan kaca polos.
Untuk bagian dalam rumah, kaca dekoratif bisa menghadirkan kemewahan pada ruang tamu, ruang keluarga atau kamar mandi, agar tampil lebih elegan. Bentuknya dapat berupa pelapis dinding, pilar, cermin, meja dekoratif, karya seni rupa dan sebagainya. Fungsi lainnya, kaca ini dapat menjadi partisi antara ruang tamu dan ruang makan plus dapur, atau antara shower dan toilet.
Kaca nan indah dan anggun ini sudah diproduksi di Indonesia. Corak yang kini digandrungi adalah yang modern seperti pola garis lurus, lurik, garis lengkung, bulatan-bulatan, gelombang hingga corak abstrak. Corak klasik yang bertemakan flora dan fauna, seperti daun, kupu-kupu atau bunga, sudah jarang digunakan.
Gazebo hadir pada tradisi semua hunian di berbagai negara dan suku bangsa. Pada disain lansekap rumah yang mengutamakan keindahan taman, seperti di Inggris, Perancis dan Jepang, gazebo penting sebagai bangunan terbuka untuk menikmati taman. Tapi masyarakat tradisional di Indonesia, seperti Jawa dan Bali juga memiliki pendopo atau bale-bale sebagai gazebo, yang lebih berfungsi untuk ajang interaksi social.
Kini apapun jenis gazebo, Anda bisa memilihnya, tergantung dari kondisi dan suasana rumah secara keseluruhan, lahan yang tersedia dan tentunya selera pemilik rumah. Tapi jangan sampai model disain gazebo yang dipilih tidak senada dengan disain eksterior rumah. Misalnya rumah bergaya tradisional tropis, tentu tidak bisa dipadu dengan gazebo klasik atau modern minimalis.
Alami. Gaya yang tampak dari penggunaan kayu, bambu, batang kelapa atau batu alam ini, paling disukai dan biayanya bisa lebih efisien.
Etnik atau Tradisioanl. Biasanya didominasi kayu atau bambu. Bentuknya mengadaptasi bangunan etnik tertentu, seperti bentuk joglo dari Jawa atau pura Bali dengan ornamen mahkota pada atap puncak dan motif ukiran pada tiang. Warnanya didominasi coklat dan merah tanah
Country. Modelnya identik dengan penggunaan batu alam, bata dan kayu yang disertai garis-garis tegas dan keras. Warnanya doninan bernuansa tanah, padang rumput dan alam pegunungan.
Modern. Bahan maupun finishing lebih bebas, bisa dari kayu, batu alam atau logam, yang biasanya dicat. Bentuknya sangat beragam dan cenderung minimalis, sederhana atau futuristik.
Klasik. Model ini mengadopsi gaya Barat. Biasanya dihiasi dengan pilar berornamen rumit, atap lengkung yang anggun, pergola dengan bunga-bunga dan nuansa putih yang kental.
Pengharum ruangan efektif membuat suasana rumah terasa nyaman dan tenang. Tapi pengharum ruangan sintetis yang banyak dijual di pasaran penuh dengan bahan-bahan kimia yang jika dihirup terus menerus bisa menyebabkan alergi bahkan keracunan.
Sebagai alternatif, Anda bisa membuat pengharum ruangan sendiri dari tanaman herbal atau bunga kering. Bagaimana caranya? Intip tipsnya, seperti dikutip dari Care 2.
1. Didihkan
Rempah-rempah beraroma harum seperti batang kayu manis, cengkeh, vanilla atau rosemary bisa direbus di dalam pot atau kendi dari tanah liat. Saat direbus, akan menghasilkan uap dengan aroma yang hangat dan spicy. Ingin wewangian yang lebih segar? Tambahkan beberapa potong buah jeruk atau lemon.
2. Tanam
Tanaman aromatik seperti melati, honeysuckle dan mawar bisa ditanam di dalam rumah dan menghasilkan wangi yang cukup intens. Tanaman herbal seperti rosemary dan mint juga mudah tumbuh di dalam ruangan meskipun keharumannya tak sekuat bunga-bungaan.
3. Potpourri
Anda bisa menciptakan pengharum ruangan alami dengan membuat potpourri. Selain praktis, cara ini juga cepat menimbulkan bau harum. Potpourri merupakan mangkuk yang berisi berbagai macam bunga-bungaan dan herbal kering. Campuran wewangian bisa berupa bunga mawar, lavender, chamomile, peppermint, batang kayu manis dan rosemary. Anda juga bisa menambahkan wangi buah seperti lemon kering atau kulit jeruk. Pastikan semua bahan benar-benar sudah dikeringkan sebelum mencampurnya. Tempatkan potpourri di meja ruang tamu, sudut ruangan atau tempat strategis lainnya.
4. Sachet
Buatlah sachet pengharum ruangan sendiri. Gunakan kantung kecil dari kain dan isi dengan herbal serta bunga kering. Bunga lavender, daun sage dan spearmint cocok untuk menyegarkan ruangan. Sachet bisa diletakkan di mesin pengering untuk membuat cucian Anda lebih wangi. Bisa juga ditempatkan pada laci meja/lemari, kotak penyimpan barang, lemari pakaian atau digantung dekat gorden. Beberapa jenis bunga seperti lavender, selain mengharumkan ruangan juga berfungsi sebagai pengusir hama dan ngengat.
5. Bubuk Karpet
Kotoran pada karpet bisa menimbulkan bau tak sedap di dalam rumah. Tapi Anda juga tidak sempat jika harus membersihkannya setiap hari. Cara paling praktis untuk mengusir bau tak menyenangkan adalah dengan bubuk wangi. Campurkan enam bagian baking soda, tiga bagian lavender kering dan satu bagian tepung maizena ke dalam toples. Diamkan campuran itu selama beberapa hari. Setelah itu taburkan bubuk ke atas karpet, diamkan selama satu jam. Kemudian bersihkan dengan vacuum cleaner.
Rumah-rumah pedesaan dengan taman bunga dan ruang dalam bernuansa lawas (vintage) dl area French Riviera telah memberikan kenangan tersendiri bagi Marchel Adriana yang pernah berkunjung ke sana. Pengusaha muda yang juga seorang desainer produk ini terinspirasi untuk mengadopsi gaya bangunan dan interior di kawasan tersebut pada desain tempat tinggal barunya.
Kaveling yang berlokasi di Tembalang, area pinggir Semarang ini memiliki kontur naik ke arah belakang lahan. Kawasan ini berudara sejuk bagaikan hawa di Riviera.
Selain itu, Marchel ingin mengembangkan bangunan dua lantai menjadi penginapan yang sederhana tetapi elegan sekallgus sebagai galeri mungil untuk karya-karyanya. Untuk mewujudkannya, ia bekerja sama dengan arsitek Kenzo Wienand dan Nita Kenzo merencanakan desain tempat ini.
Pada tahap awal, Kenzo mengolah kaveling berkontur yang berada di huk jalan ini menjadi lahan ber-trap dengan taman bunga dan jalan setapak menuju ke paviliun untuk galeri di bagian muka dan rumah induk di belakangnya.
Dalam mengadopsi elemen rumah pedesaan di Prancis, Kenzo menerapkan wujud massa bangunan asli diantaranya atap berbentuk pelana yang tinggi dan deretan kolom di lantai bawah yang memagari koridor dan teras serta diekspos sebagai kaki bangunan.
Fasadnya didominasi oleh jendela dan pintu kaca berbentuk kotak-kotak geometris sedangkan dinding luar bangunan diberi finishing acian semen bercat warna putih dan bertekstur kasar. Dinding dalamnya juga diberi finishing acian semen tetapi teksturnya lebih halus dan serasi dengan lantai dalam yang dilapisi oleh parket kayu.
Yang unik adalah kusen kayu yang diberi coating warna putih berpadu dengan besi tempa penopang teritis sehingga mempertegas nuansa rustic khas rumah pedesaan.
Masuk ke dalam rumah, Kenzo membangun void setinggi dua lantai di tengah rumah yang seolah-olah "membelah" susunan ruang dalam menjadi dua. Di lantai bawah, terdapat satu ruangan luas tanpa dinding penyekat yang ditata untuk ruangan duduk, bar dan tangga serta sebuah kamar tidur tamu sedangkan area servis dan garasi menempati bagian samping rumah.
Di lantai atas, terdapat tiga buah kamar dengan kamar mandi dalam di satu sisi rumah dan tiga kamar lain di sisi seberangnya. Pendekatan desain ini berhasil mengoptimalkan masuknya cahaya alami dan sirkulasi udara segar serta kesinambungan visual ke semua sudut rumah bahkan ke halaman luar. Dengan demikian, kesan lapang langsung terasa saat memasuki pintu utama.
Untuk interior rumah, Marchel ingin menciptakan suasana yang relaks dengan sentuhan vintage, Pria yang sedang merintis bisnis furnitur ini merancang sendiri furnitur untuk kediamannya dengan memilih bentuk kotak-kotak geometris yang simpel serta memanfaatkan kayu jati solid bekas.
Serat kayu yang "hangat" sengaja diekspos tidak selesai (unfinished) seperti terlihat pada meja dan bangku di area makan serta coffee table di area duduk.
Khusus untuk kamar tidur, Marchel memberikan detail ornamen berupa profil ukiran khas gaya klasik di kepala ranjang yang berpadu cantik dengan penutup kasur dari rajutan (crochet). Lemari simpan pakaian juga diberi finishing cat warna-warna cerah seperti hijau kekuningan atau putih.
Selain itu, Marchel juga merancang bangku (bench) unik berbentuk huruf L yang kain pelapisnya berwarna ungu atau lampu berdiri dengan kap berlapis kain. Aksesori di rumah merupakan kombinasi dari berbagai gaya seperti lampu gantung di tengah rumah yang berbentuk modern, koleksi piring porselen yang antik dan lukisan anak-anak yang dibuat dengan cara membatik.
Ada pula pajangan foto-foto lama yang mencerminkan suasana "tempo dulu" sesuai dengan gaya hidup saat itu. Taman di halaman rumah juga diolah bergaya country dengan pilihan tanaman seperti Lantana camara yang warna-warni memagari jalan setapak dan pakis kelabang di sepanjang koridor rumah.
Secara keseluruhan, desain kediaman ini berhasil mewujudkan keinginan Marchel untuk mengadopsi.
Prinsip dasar rumah tahan gempa adalah setiap struktur bangunan harus terikat baik.
Wilayah Indonesia yang berada di jalur gempa seperti Jepang, memiliki daerah-daerah yang berisiko gempa cukup tinggi di antara beberapa daerah gempa di dunia. Setiap tahun rata-rata terjadi 10 gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan cukup besar di Indonesia. Gempa terjadi di lepas pantai dan sebagian di pemukiman
Dalam gempa bumi atau angin topan, bahaya terbesar tidak datang langsung dari getaran, guncangan atau angin, tetapi dari puing-puing reruntuhan bagian-bagian rumah. Pecahan dinding atau kaca misalnya dapat menjadi pecahan yang mematikan.
Gempa bumi merupakan pelepasan tiba-tiba energi yang tersimpan di dalam kerak bumi yang dipicu pergeseran lempeng tektonik. Hal ini dapat menimbulkan perpindahan kerak bumi, yang terasa sebagai getaran atau energi terpendam dilepaskan.
Gempa bumi menyebabkan tanah di bawah bangunan dan di sekitarnya tergoncang dan bergerak secara tak beraturan. Jika bangunannya kaku terhadap tanah dan tidak dapat tergeser, gaya inersia yang menahan pergerakan tanah akan menjalar pada tiap elemen struktur bangunan selama gempa. Besarnya gaya inersia ini tergantung dari berat bangunannya. Semakin ringan bangunan, semakin kecil gaya inersia yang membebani elemen struktur bangunan.
Kini masalahnya, bagaimana mendirikan bangunan yang tetap mampu berdiri menahan gaya inersia itu. Beban gaya akibat gempa harus dikelola sedemikian rupa sehingga tidak merusak struktur. Lalu saat gempa, bangunan tidak boleh runtuh. Kerusakan hanya pada bagian struktur yang tidak utama.
Untuk merancang bangunan tahan gempa, kita dapat memilih berbagai komponen struktur yang resisten akan gempa. Pilihlah kombinasi elemen struktur terbaik untuk menyeimbangkan struktur tahan gempa, biaya bangunan, bangunan penggunaan, dan desain arsitektur. Denah bangunan yang sederhana dan elemen struktur penahan gaya horisontal yang simetris sangat penting karena bisa menahan gaya gempa Iebih baik. Hal ini disebabkan kurangnya efek torsi dan kekekuatannya lebih merata. Setiap bangunan harus mempunyai jalur lintasan gaya yang memadai untuk menahan gaya horisontal.
Beban pada bangunan juga tergantung pada fleksibilitas, berat dan bahan bangunan untuk konstruksinya. Bangunan yang fIeksibel akan menerima beban gempa yang lebih kecil dibanding yang lebih kaku. Bangunan yang lebih ringan akan menanggung beban gempa yang Iebih keciI daripada yang lebih berat. Bangunan yang kenyal misalnya, akan menyerap beban gempa lebih kecil daripada bangunan yang getas.
Selain itu sedapat mungkin gunakan bahan bangunan yang ringan, sebab besarnya gaya inersia gempa sebanding dengan berat bahan bangunan. Agar mampu menahan gempa, gaya inersia gempa harus dapat disalurkan dari tiap-tiap elemen struktur pada struktur utama gaya honisontal yang kemudian memindahkan gaya-gaya ini ke pondasi dan ke dalam tanah.
Untuk itu struktur utama penahan gaya horizontal harus kenyal. Bila kekuatan elastis dari kekenyalan dilampaui, keruntuhan bahan bangunan bisa dicegah. Bangunan dari kayu atau bambu tergolong bangunan yang kenyal. Kekenyalan dapat diciptakan dalam struktur dengan menggunakan alat penyambung yang kenyal pada tiap-tiap hubungan elemen struktur kayu atau bamboo itu. Kekenyalan struktur bisa mencegah keruntuhan.
Kemudian sebagal sistem struktur utama, dinding harus mampu menahan beban gempa yang searah dengan bidang dinding, dan dalam arah yang tegak lurus bidang dinding. Jadi dinding bata tanpa tulang harus diperkuat dengan kolom-kolom dengan jarak yang cukup dekat. Penggunaan dinding diafragma lebih dianjurkan karena sering terjadi kesulitan untuk memperoleh sambungan ujung yang lebih pada sistim pengaku diagonal.
Para ahli di Pennsylvania State University, Amerika Serikat, menemukan sistem untuk mencegah jatuhnya dinding selama gempa bumi. Biasanya dinding-dinding pengisi digunakan bersama balok dan kolom untuk membentuk kerangka struktur. Kita bisa menambahkan tulang baja pada dinding pengisian dan mengikat dinding untuk membingkai gedung. Menambahkan jarak antara dinding dan bingkai jendela memungkinkan beberapa gerakan, terutama ketika diperkuat semacam cakram yang terbuat dari kayu atau beton yang menghubungkan kedua struktur.
Gunakan dinding geser, yaitu dinding vertikal yang dirancang untuk menerima gaya lateral dari diafragma bangunan dan meneruskan gaya tersebut ke dalam tanah. Gaya pada dinding ini didominasi gaya geser. Dinding geser harus kuat dan berhubungan satu sama lain dan dengan diafragma horizontal. Dalam sebuah bangunan sederhana dengan dinding geser pada setiap akhir, pergerakan tanah memasuki gedung dan menciptakan gaya inersia yang menggerakkan diafragma lantai. Gerakan ini ditahan oleh dinding geser dan kekuatan dikirimkan kembali ke fondasi.
Lalu agar struktur rumah tahan geseran atau gempa sehingga tidak roboh seketika, mulailah dengan membangun fondasi yang benar. Fondasi adalah struktur bagian bawah bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah, atau bagian bangunan yang terletak dibawah permukaan tanah yang menanggung beban bangunan di atasnya.
Fondasi ini vital sekali, karena selain harus memikul bangunan juga harus kuat menahan geser akibat muatan tegak ke bawah, dapat menyesuaikan pergerakan tanah yang tidak stabil, tahan akan perubahan cuaca dan bahan kimia. Peran struktur fondasi penting untuk memindahkan beban gempa dari dinding ke tanah.
Fondasi harus dapat menahan gaya tarik vertikal dan gaya tekan dari dinding.
Untuk itu dalam merencanakan pembangunan rumah perlu sekali diperhatikan kualitas bahan untuk membangun fondasi. Bila fondasi gagal mengemban fungsinya, untuk perbaikan butuh biaya mahal dan sangat sulit dilakukan. Kegagalan fondasi akan berakibat fatal pada struktur-struktur di atasnya. Fondasi yang kuat antara lain bisa dibangun dari batu kali atau konstruksi beton
Yang penting pula adalah sloof, yakni struktur bangunan di atas fondasi yang berfungsi meratakan beban pada fondasi, juga sebagai pengunci dinding agar tidak roboh bila tanah bergerak. Dengan perannya yang vital pada kekuatan dari bangunan, sloof dibangun dengan beton dengan perbandingan campuran semen, pasir dan koral, 1:2:3.
Perhatikan prinsip dasar rumah tahan terhadap gempa adalah setiap struktur bangunan harus terikat baik, seperti fondasi dengan sloof, sloof dengan kolom dan dinding, kolom dengan ring balk dan seterusnya. Perhatikan pula kualitas bahan bangunan. Kualitas bahan bangunan yang buruk membuat rumah gampang rubuh.
Apa hubungan antara fashion dengan interior rumah? Aturan dalam berbusana ternyata juga bisa diterapkan pada penataan rumah Anda. Aturan fashion dan cara-cara dasar dalam dekorasi rumah kurang lebih sama. Ini dia triknya.
1. Investasikan Benda Bergaya Klasik
Jika harus mengeluarkan budget yang besar untuk mendekorasi ruangan, gunakan untuk membeli barang-barang bergaya klasik yang tidak akan terlihat ketinggalan zaman sehingga bisa Anda gunakan dalam jangka panjang. Meja makan klasik yang terlihat mewah, sofa yang tahan lama dan karpet klasik bisa dimasukkan dalam list Anda.
2. Warna Cerah yang Tidak Membosankan
Warna netral terkadang bisa jadi sangat membosankan. Sesekali, ubahlah kebiasaan Anda dalam mendekorasi ruangan berwarna netral menjadi berwarna cerah. Faktanya, warna cerah dapat Anda dapatkan dengan harga terjangkau. Daripada selalu mengecat tembok dengan warna putih, sesekali gantilah warna dinding ruangan Anda dengan warna biru langit yang sejuk, merah yang terang namun klasik, ataupun hijau muda yang menyegarkan mata.
3. Ukuran yang Sesuai
Sama halnya seperti pakaian, jika terlalu sempit akan tidak nyaman dipakai namun jika terlalu longgar maka terlihat tidak menarik. Bayangkan betapa sempitnya ruangan kecil yang diisi dengan ranjang berukuran besar atau betapa anehnya melihat ruangan luas yang hanya diisi dengan sofa berukuran kecil. Sesuaikanlah ukuran ruangan dengan interior yang Anda letakkan di ruangan tersebut.
4. Tonjolkan Apa yang Anda Sukai, Samarkan yang Tidak Disukai
Biarkan apa yang Anda sukai menjadi pusat perhatian dari ruangan tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan warna, pencahayaan, maupun pengaturan letak furnitur. Lakukan hal sebaliknya dengan hal-hal yang tidak Anda sukai dengan cara menyamakannya dengan warna dinding Anda atau samarkan dengan cara cerdas lainnya. Apakah ruangan Anda memiliki pemandangan yang menakjubkan ataupun tempat perapian yang indah? Aturlah furnitur Anda sedemikian rupa agar keindahan tersebut dapat menjadi pusat perhatian dari seluruh ruangan.
5. Warna yang Senada
Jadikanlah satu warna sebagai warna utama dari ruangan Anda. Gunakan warna senada yang lebih terang sebagai warna dominan kedua. Jika ingin menambahkan warna ketiga, gunakanlah warna senada yang lebih terang dari warna dominan kedua dalam jumlah kecil seperti pada lukisan maupun hiasan ruangan yang berukuran tidak terlalu besar.
6. Alas Kaki Menawan dapat Membuat Keseluruhan Penampilan Menarik
Karpet indah, lantai dari kayu yang terlihat mewah, maupun area permadani yang cantik dapat menjadi faktor pembentuk ruangan yang luar biasa. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan bermain dengan motif dan warna permadani.
7. Klasik dengan Tambahan Aksesori
Sama halnya dengan busana bergaya klasik yang bisa Anda kenakan dari pagi hingga acara makan malam dan terlihat berbeda hanya dengan mengganti aksesoris yang Anda pakai, furnitur klasik pun begitu. Benda-benda yang terlihat abadi seperti sofa berwarna coklat bisa Anda buat seakan terlihat berbeda dan tidak membosankan dengan cara mengganti warna sarung bantal sofa sesuai musim ataupun mood Anda.
8. Multifungsi adalah Pilihan yang Bijaksana
Benda multifungsi dapat dipasangkan dengan apa saja. Jika dalam hal fashion Anda membeli sebuah jaket berbahan wol yang bisa dipadupadankan dengan rok maupun celana jeans favorit, maka dalam hal mendekorasi ruangan Anda dapat memilih kursi yang sarungnya dapat diganti sehingga Anda dapat menggantinya sesuai selera. Selain kursi, laci yang mudah dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lainnya ataupun sofa multifungsi yang dapat Anda gunakan sebagai tempat duduk untuk minum kopi di sore hari maupun sebagai tempat duduk tambahan bisa menjadi pilihan yang baik.
1. Investasikan Benda Bergaya Klasik
Jika harus mengeluarkan budget yang besar untuk mendekorasi ruangan, gunakan untuk membeli barang-barang bergaya klasik yang tidak akan terlihat ketinggalan zaman sehingga bisa Anda gunakan dalam jangka panjang. Meja makan klasik yang terlihat mewah, sofa yang tahan lama dan karpet klasik bisa dimasukkan dalam list Anda.
2. Warna Cerah yang Tidak Membosankan
Warna netral terkadang bisa jadi sangat membosankan. Sesekali, ubahlah kebiasaan Anda dalam mendekorasi ruangan berwarna netral menjadi berwarna cerah. Faktanya, warna cerah dapat Anda dapatkan dengan harga terjangkau. Daripada selalu mengecat tembok dengan warna putih, sesekali gantilah warna dinding ruangan Anda dengan warna biru langit yang sejuk, merah yang terang namun klasik, ataupun hijau muda yang menyegarkan mata.
3. Ukuran yang Sesuai
Sama halnya seperti pakaian, jika terlalu sempit akan tidak nyaman dipakai namun jika terlalu longgar maka terlihat tidak menarik. Bayangkan betapa sempitnya ruangan kecil yang diisi dengan ranjang berukuran besar atau betapa anehnya melihat ruangan luas yang hanya diisi dengan sofa berukuran kecil. Sesuaikanlah ukuran ruangan dengan interior yang Anda letakkan di ruangan tersebut.
4. Tonjolkan Apa yang Anda Sukai, Samarkan yang Tidak Disukai
Biarkan apa yang Anda sukai menjadi pusat perhatian dari ruangan tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan warna, pencahayaan, maupun pengaturan letak furnitur. Lakukan hal sebaliknya dengan hal-hal yang tidak Anda sukai dengan cara menyamakannya dengan warna dinding Anda atau samarkan dengan cara cerdas lainnya. Apakah ruangan Anda memiliki pemandangan yang menakjubkan ataupun tempat perapian yang indah? Aturlah furnitur Anda sedemikian rupa agar keindahan tersebut dapat menjadi pusat perhatian dari seluruh ruangan.
5. Warna yang Senada
Jadikanlah satu warna sebagai warna utama dari ruangan Anda. Gunakan warna senada yang lebih terang sebagai warna dominan kedua. Jika ingin menambahkan warna ketiga, gunakanlah warna senada yang lebih terang dari warna dominan kedua dalam jumlah kecil seperti pada lukisan maupun hiasan ruangan yang berukuran tidak terlalu besar.
6. Alas Kaki Menawan dapat Membuat Keseluruhan Penampilan Menarik
Karpet indah, lantai dari kayu yang terlihat mewah, maupun area permadani yang cantik dapat menjadi faktor pembentuk ruangan yang luar biasa. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan bermain dengan motif dan warna permadani.
7. Klasik dengan Tambahan Aksesori
Sama halnya dengan busana bergaya klasik yang bisa Anda kenakan dari pagi hingga acara makan malam dan terlihat berbeda hanya dengan mengganti aksesoris yang Anda pakai, furnitur klasik pun begitu. Benda-benda yang terlihat abadi seperti sofa berwarna coklat bisa Anda buat seakan terlihat berbeda dan tidak membosankan dengan cara mengganti warna sarung bantal sofa sesuai musim ataupun mood Anda.
8. Multifungsi adalah Pilihan yang Bijaksana
Benda multifungsi dapat dipasangkan dengan apa saja. Jika dalam hal fashion Anda membeli sebuah jaket berbahan wol yang bisa dipadupadankan dengan rok maupun celana jeans favorit, maka dalam hal mendekorasi ruangan Anda dapat memilih kursi yang sarungnya dapat diganti sehingga Anda dapat menggantinya sesuai selera. Selain kursi, laci yang mudah dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lainnya ataupun sofa multifungsi yang dapat Anda gunakan sebagai tempat duduk untuk minum kopi di sore hari maupun sebagai tempat duduk tambahan bisa menjadi pilihan yang baik.
Berencana mengubah dekorasi rumah, tapi Anda memiliki budget yang terbatas? Jangan khawatir, menata ulang agar rumah tampak lebih bagus sebenarnya tidak perlu menghabiskan banyak uang. Anda pun tidak harus selalu membeli perabotan baru.
Dengan sedikit inisiatif dan kreativitas, Anda bisa memanfaatkan barang-barang yang sudah ada di rumah menjadi hiasan yang mempercantik tempat tinggal Anda. Barang-barang yang murah pun bisa disulap jadi kelihatan lebih elegan dan eksklusif dengan sedikit modifikasi. Berikut ini tipsnya, seperti dikutip dari Helium.
1. Lihat Benda-benda Apa Saja yang Anda Punya
Daripada menghabiskan biaya untuk membeli perabotan dan aksesori untuk memperbaharui penataan rumah, lebih baik lihat dulu, benda apa yang sudah Anda punya di rumah. Terlalu banyak barang justru akan membuat ruangan tampak sesak dan berantakan.
Misalnya saja, ruangan dengan satu vas besar akan menambah nilai estetis pada rumah, dibandingkan lima atau enam vas yang berderetan. Jika rumah Anda cukup luas, mungkin tidak terlalu jadi masalah. Tapi bila ruang cukup terbatas, rumah akan terlihat semakin sempit dan 'mengganggu' penglihatan. Telusurilah seluruh ruangan dalam rumah, termasuk gudang dan kumpulkan barang-barang yang Anda nilai cukup berpotensi memperindah dekorasi ruangan. Setelah itu, lakukan penataan sesuai konsep yang diinginkan.
2. Minimalisir Barang-barang Tidak Terpakai
Penyebab rumah Anda terlihat tidak stylish karena terlalu banyak barang tidak terpakai di dalamnya. Siapkan rak atau kotak penyimpan berukuran besar dan sortir mana barang-barang yang sudah lama tidak Anda gunakan.
Simpan buku-buku, majalah atau novel yang sudah tidak pernah Anda baca dan taruh di dalam kotak. Tapi jangan lupa memasukkan kamper atau kapur anti ngengat dan rayap agar kondisi buku tetap dalam keadaan yang bagus. Dengan cara ini, Anda memberikan ruang kosong untuk ditempati benda-benda yang bisa memperindah rumah Anda. Rumah pun terlihat lebih bersih dan rapi.
3. Tempatkan Benda yang Menarik Sebagai Hiasan Rumah
Jika Anda menemukan sesuatu yang menarik di rumah, tapi ditempatkan di lokasi yang jauh dari pandangan mata, segera pindahkan benda tersebut untuk mempercantik ruangan. Misalnya saja, mangkok besar berwarna merah yang disimpan di lemari, bisa Anda letakkan di meja ruang tamu dan diisi berbagai macam bebatuan hias. Atau, bila Anda menemukan vas hitam di kamar tidur, pindahkan sebagai aksen pemanis di sudut ruangan dan beri beberapa tangkai bunga.
Anda juga bisa mengumpulkan tangkai-tangkai bunga mawar yang sudah mengering, dan merangkainya dalam bingkai foto polos sebagai hiasan dinding. Masih banyak cara untuk menghias rumah kesayangan Anda, tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Kuncinya satu, jadilah kreatif.
4. Cermin
Cermin bisa membawa perbedaan besar jika Anda berniat mengganti suasana rumah. Cermin besar, bisa membuat ruangan tampak lebih besar. Sementara cermin dengan warna bingkai yang kontras dengan warna dinding, akan memberi kesan stylish dan unik. Atau, bila Anda ingin menghadirkan nuansa klasik, bisa memilih bingkai cermin warna emas berhias ukiran. Tidak perlu membeli cermin yang mahal, cukup pilih yang desainnya sederhana, dan Anda bisa berkreasi sendiri dengan mengecat ulang atau menambah ornamen lain pada bingkainya.
Dengan sedikit inisiatif dan kreativitas, Anda bisa memanfaatkan barang-barang yang sudah ada di rumah menjadi hiasan yang mempercantik tempat tinggal Anda. Barang-barang yang murah pun bisa disulap jadi kelihatan lebih elegan dan eksklusif dengan sedikit modifikasi. Berikut ini tipsnya, seperti dikutip dari Helium.
1. Lihat Benda-benda Apa Saja yang Anda Punya
Daripada menghabiskan biaya untuk membeli perabotan dan aksesori untuk memperbaharui penataan rumah, lebih baik lihat dulu, benda apa yang sudah Anda punya di rumah. Terlalu banyak barang justru akan membuat ruangan tampak sesak dan berantakan.
Misalnya saja, ruangan dengan satu vas besar akan menambah nilai estetis pada rumah, dibandingkan lima atau enam vas yang berderetan. Jika rumah Anda cukup luas, mungkin tidak terlalu jadi masalah. Tapi bila ruang cukup terbatas, rumah akan terlihat semakin sempit dan 'mengganggu' penglihatan. Telusurilah seluruh ruangan dalam rumah, termasuk gudang dan kumpulkan barang-barang yang Anda nilai cukup berpotensi memperindah dekorasi ruangan. Setelah itu, lakukan penataan sesuai konsep yang diinginkan.
2. Minimalisir Barang-barang Tidak Terpakai
Penyebab rumah Anda terlihat tidak stylish karena terlalu banyak barang tidak terpakai di dalamnya. Siapkan rak atau kotak penyimpan berukuran besar dan sortir mana barang-barang yang sudah lama tidak Anda gunakan.
Simpan buku-buku, majalah atau novel yang sudah tidak pernah Anda baca dan taruh di dalam kotak. Tapi jangan lupa memasukkan kamper atau kapur anti ngengat dan rayap agar kondisi buku tetap dalam keadaan yang bagus. Dengan cara ini, Anda memberikan ruang kosong untuk ditempati benda-benda yang bisa memperindah rumah Anda. Rumah pun terlihat lebih bersih dan rapi.
3. Tempatkan Benda yang Menarik Sebagai Hiasan Rumah
Jika Anda menemukan sesuatu yang menarik di rumah, tapi ditempatkan di lokasi yang jauh dari pandangan mata, segera pindahkan benda tersebut untuk mempercantik ruangan. Misalnya saja, mangkok besar berwarna merah yang disimpan di lemari, bisa Anda letakkan di meja ruang tamu dan diisi berbagai macam bebatuan hias. Atau, bila Anda menemukan vas hitam di kamar tidur, pindahkan sebagai aksen pemanis di sudut ruangan dan beri beberapa tangkai bunga.
Anda juga bisa mengumpulkan tangkai-tangkai bunga mawar yang sudah mengering, dan merangkainya dalam bingkai foto polos sebagai hiasan dinding. Masih banyak cara untuk menghias rumah kesayangan Anda, tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Kuncinya satu, jadilah kreatif.
4. Cermin
Cermin bisa membawa perbedaan besar jika Anda berniat mengganti suasana rumah. Cermin besar, bisa membuat ruangan tampak lebih besar. Sementara cermin dengan warna bingkai yang kontras dengan warna dinding, akan memberi kesan stylish dan unik. Atau, bila Anda ingin menghadirkan nuansa klasik, bisa memilih bingkai cermin warna emas berhias ukiran. Tidak perlu membeli cermin yang mahal, cukup pilih yang desainnya sederhana, dan Anda bisa berkreasi sendiri dengan mengecat ulang atau menambah ornamen lain pada bingkainya.
Salah satu cara paling mudah dalam mendekorasi ruangan adalah dengan memasang karpet. Dengan tekstur, warna dan motif yang beraneka ragam, karpet merupakan elemen penting untuk penataan rumah.
Ingin rumah Anda terlihat unik dan jauh dari gaya standar? Coba intip empat tips yang dilansir Gal Time ini. Dengan penataan yang tepat, Anda bisa membuat rumah lebih menarik dan cantik.
1. Pilih Bahan Alami
Gunakan karpet dari bahan alami seperti serat rami, sisal (sejenis tanaman dengan tulang daun besar, biasa digunakan untuk membuat tali) atau serat manila. Karpet jenis ini netral tapi memiliki tekstur dan menghasilkan anyaman yang memberi aksen kuat tanpa membuat dekorasi ruangan terlalu berlebihan. Khususnya jika ruangan Anda sudah cukup penuh dengan dekorasi yang ramai. Karpet berbahan alami bisa ditempatkan di ruangan bertema atau berdesain apapun.
2. Gunakan Sebagai Pembatas
Jika tidak terdapat banyak sekat dalam rumah, maka karpet bisa Anda gunakan sebagai pembatas antara ruangan satu dengan yang lain. Misalnya saja, Anda memiliki ruang tamu berukuran luas yang menyatu dengan ruang makan. Maka gunakan dua karpet dengan motif dan warna berbeda untuk membedakan antara dua ruangan tersebut. Menggunakan karpet sebagai pembatas tak hanya menghemat ruang kosong tapi juga menyuguhkan visualisasi ruangan yang lebih menarik. Pilihlah karpet dari golongan warna yang sama namun tone-nya berbeda (misalnya: biru terang dan biru tua). Bisa juga menggunakan dua karpet dengan motif sama namun warna berbeda.
3. Perhatikan Ukuran
Salah satu kesalahan paling umum dalam penempatan karpet adalah, terlalu kecil atau terlalu besar untuk ruangan. Jika Anda ingin menempatkan karpet di ruang tamu, misalnya, ada dua pilihan; pilih karpet besar yang muat untuk semua furnitur (kursi dan meja) atau yang ukurannya lebih kecil untuk meng-highlight hanya satu furnitur. Misalnya karpet kecil di atas meja pajangan atau coffee table.
4. Teknik Tumpuk
Ingin menjadikan desain interior rumah lebih personal dan berbeda? Tata karpet dengan cara ditumpuk. Siapkan dua karpet, satu berwarna netral dan satu lagi warna sesuai tema ruangan Anda. Akan lebih baik jika masing-masing karpet memiliki tekstur yang berbeda, misalnya karpet dengan anyaman kepang di atas karpet dari kulit. Bisa juga mengombinasikan karpet warna netral dengan warna terang untuk ruangan yang lebih fancy, atau warna netral dengan warna netral jika ingin suasana yang lebih elegan.
Ingin rumah Anda terlihat unik dan jauh dari gaya standar? Coba intip empat tips yang dilansir Gal Time ini. Dengan penataan yang tepat, Anda bisa membuat rumah lebih menarik dan cantik.
1. Pilih Bahan Alami
Gunakan karpet dari bahan alami seperti serat rami, sisal (sejenis tanaman dengan tulang daun besar, biasa digunakan untuk membuat tali) atau serat manila. Karpet jenis ini netral tapi memiliki tekstur dan menghasilkan anyaman yang memberi aksen kuat tanpa membuat dekorasi ruangan terlalu berlebihan. Khususnya jika ruangan Anda sudah cukup penuh dengan dekorasi yang ramai. Karpet berbahan alami bisa ditempatkan di ruangan bertema atau berdesain apapun.
2. Gunakan Sebagai Pembatas
Jika tidak terdapat banyak sekat dalam rumah, maka karpet bisa Anda gunakan sebagai pembatas antara ruangan satu dengan yang lain. Misalnya saja, Anda memiliki ruang tamu berukuran luas yang menyatu dengan ruang makan. Maka gunakan dua karpet dengan motif dan warna berbeda untuk membedakan antara dua ruangan tersebut. Menggunakan karpet sebagai pembatas tak hanya menghemat ruang kosong tapi juga menyuguhkan visualisasi ruangan yang lebih menarik. Pilihlah karpet dari golongan warna yang sama namun tone-nya berbeda (misalnya: biru terang dan biru tua). Bisa juga menggunakan dua karpet dengan motif sama namun warna berbeda.
3. Perhatikan Ukuran
Salah satu kesalahan paling umum dalam penempatan karpet adalah, terlalu kecil atau terlalu besar untuk ruangan. Jika Anda ingin menempatkan karpet di ruang tamu, misalnya, ada dua pilihan; pilih karpet besar yang muat untuk semua furnitur (kursi dan meja) atau yang ukurannya lebih kecil untuk meng-highlight hanya satu furnitur. Misalnya karpet kecil di atas meja pajangan atau coffee table.
4. Teknik Tumpuk
Ingin menjadikan desain interior rumah lebih personal dan berbeda? Tata karpet dengan cara ditumpuk. Siapkan dua karpet, satu berwarna netral dan satu lagi warna sesuai tema ruangan Anda. Akan lebih baik jika masing-masing karpet memiliki tekstur yang berbeda, misalnya karpet dengan anyaman kepang di atas karpet dari kulit. Bisa juga mengombinasikan karpet warna netral dengan warna terang untuk ruangan yang lebih fancy, atau warna netral dengan warna netral jika ingin suasana yang lebih elegan.
Menyewa rumah atau apartemen, biasanya menjadi pilihan bagi mereka yang sering berpindah tempat tinggal karena pekerjaan, atau keluarga kecil yang belum mau membeli rumah sendiri. Baik karena masalah biaya yang belum terkumpul, atau masih mencari tempat tinggal tetap terbaik untuk mereka.
Meskipun hanya sementara, Anda harus tetap teliti saat memilih rumah untuk disewa. Bagaimanapun juga rumah atau apartemen tersebut akan jadi tempat tinggal Anda selama beberapa waktu.
Pindah dari rumah yang satu ke rumah lainnya bukanlah perkara mudah dan bisa sangat melelahkan. Jadi pastikan Anda dan keluarga merasa betah dan nyaman menempati rumah sewaan tersebut. Dikutip dari This Is Money, berikut ini tips yang harus diperhatikan saat ingin menyewa rumah.
1. Survei Tempat Selengkap Mungkin
Sempatkan waktu untuk mencari tahu sebanyak mungkin informasi tentang rumah yang Anda sewa. Mulai dari lingkungan sekitar rumah, keamanan, tetangga, akses transportasi, fasilitas di sekitar rumah (apakah dekat dengan supermarket, sekolah, perkantoran, dan sebagainya) dan bebas banjir atau tidak. Berkelilinglah di sekitar kompleks rumah dan tanyakan informasi tempat tersebut kepada warga setempat.
2. Buatlah Beberapa Alternatif
Anda harus selektif memilih rumah yang akan disewa. Sediakan beberapa 'kandidat' rumah dan seleksi mana yang paling baik dan sesuai dengan budget. Jika tertarik pada satu pilihan, jangan langsung memutuskan untuk menyewanya. Periksa dulu dengan hati-hati, bagaimana kondisi bangunan, saluran air, sanitari, pintu, jendela, sampai aliran listriknya. Jika kurang memenuhi syarat, Anda bisa mencari pilihan kedua atau ketiga.
3. Negosiasi Harga
Ketika menemukan rumah sewa yang diinginkan, Anda bisa menawar harga sewa per bulan untuk mengurangi pengeluaran. Biasanya, harga sewa akan lebih murah bila Anda membayar untuk enam bulan sampai satu tahun ke depan. Jadi bila punya budget untuk setahun, sebaiknya bayar sewa sekaligus.
4. Pastikan Fasilitas yang Didapat
Sebelum kesepakatan harga, tanyakan apakah biaya sewa sudah termasuk pembayaran listrik, air dan keamanan. Hal ini untuk mengantisipasi pengeluaran uang Anda per bulannya. Jika uang sewa belum termasuk fasilitas tersebut, jadi Anda bisa menyiapkan uang untuk kebutuhan tersebut.
5. Jangan Ragu Melapor Bila Ada Masalah
Periksa keadaan rumah seteliti mungkin. Segera laporkan pada pemilik atau makelar rumah bila ada masalah. Misalnya, dinding atau lantai yang telah retak, lampu yang tidak menyala, aliran air tidak lancar atau pagar yang rusak. Pastikan pemilik sudah memperbaikinya sebelum Anda menempati rumah tersebut.
Meskipun hanya sementara, Anda harus tetap teliti saat memilih rumah untuk disewa. Bagaimanapun juga rumah atau apartemen tersebut akan jadi tempat tinggal Anda selama beberapa waktu.
Pindah dari rumah yang satu ke rumah lainnya bukanlah perkara mudah dan bisa sangat melelahkan. Jadi pastikan Anda dan keluarga merasa betah dan nyaman menempati rumah sewaan tersebut. Dikutip dari This Is Money, berikut ini tips yang harus diperhatikan saat ingin menyewa rumah.
1. Survei Tempat Selengkap Mungkin
Sempatkan waktu untuk mencari tahu sebanyak mungkin informasi tentang rumah yang Anda sewa. Mulai dari lingkungan sekitar rumah, keamanan, tetangga, akses transportasi, fasilitas di sekitar rumah (apakah dekat dengan supermarket, sekolah, perkantoran, dan sebagainya) dan bebas banjir atau tidak. Berkelilinglah di sekitar kompleks rumah dan tanyakan informasi tempat tersebut kepada warga setempat.
2. Buatlah Beberapa Alternatif
Anda harus selektif memilih rumah yang akan disewa. Sediakan beberapa 'kandidat' rumah dan seleksi mana yang paling baik dan sesuai dengan budget. Jika tertarik pada satu pilihan, jangan langsung memutuskan untuk menyewanya. Periksa dulu dengan hati-hati, bagaimana kondisi bangunan, saluran air, sanitari, pintu, jendela, sampai aliran listriknya. Jika kurang memenuhi syarat, Anda bisa mencari pilihan kedua atau ketiga.
3. Negosiasi Harga
Ketika menemukan rumah sewa yang diinginkan, Anda bisa menawar harga sewa per bulan untuk mengurangi pengeluaran. Biasanya, harga sewa akan lebih murah bila Anda membayar untuk enam bulan sampai satu tahun ke depan. Jadi bila punya budget untuk setahun, sebaiknya bayar sewa sekaligus.
4. Pastikan Fasilitas yang Didapat
Sebelum kesepakatan harga, tanyakan apakah biaya sewa sudah termasuk pembayaran listrik, air dan keamanan. Hal ini untuk mengantisipasi pengeluaran uang Anda per bulannya. Jika uang sewa belum termasuk fasilitas tersebut, jadi Anda bisa menyiapkan uang untuk kebutuhan tersebut.
5. Jangan Ragu Melapor Bila Ada Masalah
Periksa keadaan rumah seteliti mungkin. Segera laporkan pada pemilik atau makelar rumah bila ada masalah. Misalnya, dinding atau lantai yang telah retak, lampu yang tidak menyala, aliran air tidak lancar atau pagar yang rusak. Pastikan pemilik sudah memperbaikinya sebelum Anda menempati rumah tersebut.
Mencuci peralatan makan dengan tangan, sepertinya pekerjaan yang mudah. Tapi sebenarnya butuh ketelatenan agar piring, gelas, baskom atau peralatan makan lainnya bisa bersih sempurna.
Anda mungkin pernah mendapati piring yang tampaknya bersih, masih terasa licin karena sisa lemak dan minyak yang masih menempel. Kadang masih tercium bau amis, dan bahkan ada sisa deterjen yang bisa menempel pada makanan.
Agar cucian piring Anda bersih sempurna, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan. Simak tipsnya, seperti yang dikutip dari Helium.
1. Sortir Piring-piring
Pisahkan peralatan makan kotor berdasarkan fungsinya. Singkirkan semua kotoran atau sisa makanan dari piring atau gelas. Cara ini akan mencegah lubang wastafel tersumbat, atau air tetap bersih bila Anda mencucinya dengan ember besar.
Biasanya, peralatan makan terbagi atas gelas, cangkir, piring makan utama, piring dessert, sendok-garpu-pisau, kaserol dan panci. Kelompokkan jenis peralatan yang sama, untuk memudahkan pencucian.
2. Proses Mencuci
Bila dapur dilengkapi dengan wastafel cuci piring, tentu akan lebih mudah. Anda cukup menyiapkan dua wadah; satu untuk cairan deterjen, dan wadah lainnya untuk menaruh piring yang telah bersih. Tapi bila tidak punya wastafel, selalu sediakan empat wadah; untuk cairan deterjen, membilas dan menaruh piring bersih. Jangan isi ember bilasan dengan air sampai penuh, cukup setengahnya, agar air tidak banyak terbuang saat Anda membilasnya dengan air dari keran.
Anda tentunya tidak mau piring atau gelas meninggalkan bau deterjen yang bisa menempel pada makanan. Untuk mencegahnya, larutkan cairan deterjen dengan air panas. Cara ini akan membuat deterjen lebih mudah dibersihkan saat membilas.
Untuk panci, kaserol dan penggorengan, sebaiknya direndam dulu sebelum pencucian. Air akan membuat sisa makanan yang menempel pada peralatan masak melunak dan lebih mudah dibersihkan.
3. Cuci Peralatan Makan 'Bersih' Terlebih Dahulu
Selalu cuci peralatan makan yang 'bersih' terlebih dahulu. Peralatan 'bersih' adalah gelas, cangkir dan piring dessert atau buah. Fokuskan membersihkan pada bagian dalam agar semua residu terangkat. Bersihkan juga bibir gelas dan cangkir, khususnya yang terkena noda lipstik. Setelah gelas bersih, baru cuci piring makan. Gosokkan deterjen menggunakan spons lembut untuk mencegah permukaan piring tergores. Setelah bersih, tempatkah pada ember kering atau rak.
4. Panci dan Penggorengan
Peralatan masak selalu meninggalkan noda dan sisa makanan yang sulit dibersihkan. Tapi jangan menggosoknya dengan sikat atau pembersih yang terbuat dari metal, karena akan merusak lapisan anti lengket pada panci atau wajan. Gunakan spons dengan bagian permukaan yang kasar untuk membersihkannya.
Sabut atau spons metal bisa Anda gunakan untuk membersihkan wadah hidangan makanan dari kaca, seperti Pyrex. Anda juga bisa menggunakannya untuk wadah makanan yang terbuat dari metal.
5. Proses Penyelesaian
Setelah semua peralatan bersih dan kering, segera tempatkan di rak atau lemari penyimpan perabotan. Jangan biarkan terlalu lama dekat tempat cuci piring karena bisa membuat kuman-kuman kembali menempel pada permukaan gelas atau piring.
Buang air dari ember, baskom atau wastafel bekas mencuci, lalu keringkan permukaannya dengan lap bersih. Periksa apakah ada sisa kotoran di bawah wastafel. Jika ada, segera bersihkan dan buang. Gunakan cairan desinfektan secara berkala di lubang wastafel, untuk mencegah minyak dan lemak yang terkumpul di bawah lubang wastafel.
Anda mungkin pernah mendapati piring yang tampaknya bersih, masih terasa licin karena sisa lemak dan minyak yang masih menempel. Kadang masih tercium bau amis, dan bahkan ada sisa deterjen yang bisa menempel pada makanan.
Agar cucian piring Anda bersih sempurna, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan. Simak tipsnya, seperti yang dikutip dari Helium.
1. Sortir Piring-piring
Pisahkan peralatan makan kotor berdasarkan fungsinya. Singkirkan semua kotoran atau sisa makanan dari piring atau gelas. Cara ini akan mencegah lubang wastafel tersumbat, atau air tetap bersih bila Anda mencucinya dengan ember besar.
Biasanya, peralatan makan terbagi atas gelas, cangkir, piring makan utama, piring dessert, sendok-garpu-pisau, kaserol dan panci. Kelompokkan jenis peralatan yang sama, untuk memudahkan pencucian.
2. Proses Mencuci
Bila dapur dilengkapi dengan wastafel cuci piring, tentu akan lebih mudah. Anda cukup menyiapkan dua wadah; satu untuk cairan deterjen, dan wadah lainnya untuk menaruh piring yang telah bersih. Tapi bila tidak punya wastafel, selalu sediakan empat wadah; untuk cairan deterjen, membilas dan menaruh piring bersih. Jangan isi ember bilasan dengan air sampai penuh, cukup setengahnya, agar air tidak banyak terbuang saat Anda membilasnya dengan air dari keran.
Anda tentunya tidak mau piring atau gelas meninggalkan bau deterjen yang bisa menempel pada makanan. Untuk mencegahnya, larutkan cairan deterjen dengan air panas. Cara ini akan membuat deterjen lebih mudah dibersihkan saat membilas.
Untuk panci, kaserol dan penggorengan, sebaiknya direndam dulu sebelum pencucian. Air akan membuat sisa makanan yang menempel pada peralatan masak melunak dan lebih mudah dibersihkan.
3. Cuci Peralatan Makan 'Bersih' Terlebih Dahulu
Selalu cuci peralatan makan yang 'bersih' terlebih dahulu. Peralatan 'bersih' adalah gelas, cangkir dan piring dessert atau buah. Fokuskan membersihkan pada bagian dalam agar semua residu terangkat. Bersihkan juga bibir gelas dan cangkir, khususnya yang terkena noda lipstik. Setelah gelas bersih, baru cuci piring makan. Gosokkan deterjen menggunakan spons lembut untuk mencegah permukaan piring tergores. Setelah bersih, tempatkah pada ember kering atau rak.
4. Panci dan Penggorengan
Peralatan masak selalu meninggalkan noda dan sisa makanan yang sulit dibersihkan. Tapi jangan menggosoknya dengan sikat atau pembersih yang terbuat dari metal, karena akan merusak lapisan anti lengket pada panci atau wajan. Gunakan spons dengan bagian permukaan yang kasar untuk membersihkannya.
Sabut atau spons metal bisa Anda gunakan untuk membersihkan wadah hidangan makanan dari kaca, seperti Pyrex. Anda juga bisa menggunakannya untuk wadah makanan yang terbuat dari metal.
5. Proses Penyelesaian
Setelah semua peralatan bersih dan kering, segera tempatkan di rak atau lemari penyimpan perabotan. Jangan biarkan terlalu lama dekat tempat cuci piring karena bisa membuat kuman-kuman kembali menempel pada permukaan gelas atau piring.
Buang air dari ember, baskom atau wastafel bekas mencuci, lalu keringkan permukaannya dengan lap bersih. Periksa apakah ada sisa kotoran di bawah wastafel. Jika ada, segera bersihkan dan buang. Gunakan cairan desinfektan secara berkala di lubang wastafel, untuk mencegah minyak dan lemak yang terkumpul di bawah lubang wastafel.
Microwave biasanya hanya digunakan untuk menghangatkan makanan. Ingin lebih memaksimalkan fungsi microwave di rumah? Simak lima fungsi microwave berikut ini yang bisa jadi Anda belum tahu, seperti dikutip WomansDay.
1. Membuat Roti Tetap Fresh
Blogger dari Mother Nature Network (MNN) Robin Shreeves punya ide menarik untuk Anda yang ingin menikmati roti seperti baru dibuat atau dibeli dari toko roti. Ia menyarankan letakkan saja roti tersebut di dalam microwave sampai Anda mau memakannya. Saat pintu ditutup, microwave kedap udara sehingga roti akan tetap fresh. Tapi jangan lupa untuk mengambil kembali roti tersebut. Fungsi ini juga bisa Anda aplikasikan pada makanan lain untuk tetap membuatnya fresh.
2. Spa Ala Rumah
Microwave bisa berguna untuk Anda yang ingin menikmati spa ala rumah. Alat rumah tangga itu bisa digunakan untuk memanaskan krim spa, krim waxing atau masker facial. Saat Anda stres pun, alat ini bisa digunakan untuk memanaskan masker gel mata.
3. Buah Lemon Lebih Segar
Anda suka menggunakan lemon sebagai bumbu masak? Microwave bisa ikut membantu untuk membuat masakan jadi lebih lezat. Caranya, taruh buah lemon di dalam microwave selama 20 detik. Trik ini bisa digunakan terutama jika Anda sebelumnya menaruh lemon tersebut di kulkas.
4. Berkreasi dengan Krayon
Berapa banyak si kecil memiliki crayon? Seberapa sering crayon tersebut patah dan kemudian disia-siakan oleh anak? Jika jawabannya sering, microwave bisa jadi solusi untuk lebih memaksimalkan fungsi crayon.
Coba panaskan sebentar crayon-crayon yang sudah patah itu di dalam microwave. Sebelumnya taruh crayon-crayon itu dalam tempat yang memang aman untuk microwave. Setelah mencair, Anda dan si kecil bisa menggunakan crayon itu untuk berkreasi. Misalnya saja dengan menaruh krayon ke dalam cetakan-cetakan lucu bergambar hewan. Agar cepat mengeras, Anda bisa menaruhnya di freezer. Pastikan selama melakukan kegiatan ini Anda mengawasi si kecil.
5. Membuat Masakan Lebih Cepat Matang
Pada umumnya, microwave hanya digunakan untuk memanaskan makanan. Padahal alat rumah tangga ini juga bisa membuat masakan lebih cepat matang dan menyehatkan. Misalnya saja, Anda bisa menggunakan microwave untuk merebus sayur, kentang atau kacang, memanggang daging atau ayam dan lain-lain. Dengan microwave makanan yang memang tidak perlu memakai minyak untuk mengolahnya, bisa matang lebih cepat dan efisien.
1. Membuat Roti Tetap Fresh
Blogger dari Mother Nature Network (MNN) Robin Shreeves punya ide menarik untuk Anda yang ingin menikmati roti seperti baru dibuat atau dibeli dari toko roti. Ia menyarankan letakkan saja roti tersebut di dalam microwave sampai Anda mau memakannya. Saat pintu ditutup, microwave kedap udara sehingga roti akan tetap fresh. Tapi jangan lupa untuk mengambil kembali roti tersebut. Fungsi ini juga bisa Anda aplikasikan pada makanan lain untuk tetap membuatnya fresh.
2. Spa Ala Rumah
Microwave bisa berguna untuk Anda yang ingin menikmati spa ala rumah. Alat rumah tangga itu bisa digunakan untuk memanaskan krim spa, krim waxing atau masker facial. Saat Anda stres pun, alat ini bisa digunakan untuk memanaskan masker gel mata.
3. Buah Lemon Lebih Segar
Anda suka menggunakan lemon sebagai bumbu masak? Microwave bisa ikut membantu untuk membuat masakan jadi lebih lezat. Caranya, taruh buah lemon di dalam microwave selama 20 detik. Trik ini bisa digunakan terutama jika Anda sebelumnya menaruh lemon tersebut di kulkas.
4. Berkreasi dengan Krayon
Berapa banyak si kecil memiliki crayon? Seberapa sering crayon tersebut patah dan kemudian disia-siakan oleh anak? Jika jawabannya sering, microwave bisa jadi solusi untuk lebih memaksimalkan fungsi crayon.
Coba panaskan sebentar crayon-crayon yang sudah patah itu di dalam microwave. Sebelumnya taruh crayon-crayon itu dalam tempat yang memang aman untuk microwave. Setelah mencair, Anda dan si kecil bisa menggunakan crayon itu untuk berkreasi. Misalnya saja dengan menaruh krayon ke dalam cetakan-cetakan lucu bergambar hewan. Agar cepat mengeras, Anda bisa menaruhnya di freezer. Pastikan selama melakukan kegiatan ini Anda mengawasi si kecil.
5. Membuat Masakan Lebih Cepat Matang
Pada umumnya, microwave hanya digunakan untuk memanaskan makanan. Padahal alat rumah tangga ini juga bisa membuat masakan lebih cepat matang dan menyehatkan. Misalnya saja, Anda bisa menggunakan microwave untuk merebus sayur, kentang atau kacang, memanggang daging atau ayam dan lain-lain. Dengan microwave makanan yang memang tidak perlu memakai minyak untuk mengolahnya, bisa matang lebih cepat dan efisien.
Sejak dahulu, teras sudah menjadi tempat yang paling menyenangkan untuk bersantai bersama keluarga, khususnya di sore hari sambil menikmati secangkir teh hangat. Terkadang teras juga bisa menjadi perpanjangan ruang tamu untuk menjamu kerabat-kerabat yang bertandang dengan jumlah yang melebihi kapasitas ruang interior.
Pada tiap rumah, teras tidak hanya memberikan kesan teduh pada ruangan di dalamnya, tetapi juga kesan cantik pada penataan rumah secara keseluruhan. Pada umumnya teras terbagi dalam dua penempatan, yakni di bagian depan dan belakang rumah.
Teras tidak sekedar tempat masuk bagi Anda yang melewatinya, tanpa perlu berlama-lama dipandangi dan dinikmati. Sebagai tempat untuk menyambut tamu yang ingin memasuki rumah, teras perlu didandani dengan desain yang cantik agar menambah menarik penampilan rumah.
Tidak perlu banyak hiasan
Untuk ukuran teras yang luas, Anda bisa meletakan seperangkat kursi dan meja agar bisa digunakan untuk bersantai. Bagi Anda pemilik teras yang mungil sebaiknya disiasati dengan meletakan sedikit mungkin hiasan dan perabotan di area ini. Letakan barang yang memang diperlukan saja, seperti keset atau rak sepatu. Sesuaikan dengan ukuran teras, agar terlihat serasi.
Batu koral memberi tekstur
Agar teras tidak monoton, terapkan permainan tekstur pada arsitektur desain. Paduan tekstur yang berbeda akan memperkaya penampilan teras. Pada teras ini, permainan tekstur didapat dengan memadukan keramik yang licin dengan batu koral yang kasar. Batu koral yang Anda pilih sebaiknya berdiameter cukup besar agar seimbang dengan lebar ubin.
Stepping stone memberi kesan unik
Sebagai peralihan dari garasi mobil menuju teras, gunakanlah stepping stone. Bentuk stepping stone yang sederhana selaras dengan desain teras yang minimalis.
Tanaman air memperlembut penampilan
Agar penampilan arsitektur desain tidak didominasi oleh bebatuan dan keramik, Anda perlu menambahkan unsur tanaman. Pilihlah tanaman air jenis Juncus Sp. Penampilannya yang sederhana akan selaras dengan desain teras yang minimalis.
Pada tiap rumah, teras tidak hanya memberikan kesan teduh pada ruangan di dalamnya, tetapi juga kesan cantik pada penataan rumah secara keseluruhan. Pada umumnya teras terbagi dalam dua penempatan, yakni di bagian depan dan belakang rumah.
Teras tidak sekedar tempat masuk bagi Anda yang melewatinya, tanpa perlu berlama-lama dipandangi dan dinikmati. Sebagai tempat untuk menyambut tamu yang ingin memasuki rumah, teras perlu didandani dengan desain yang cantik agar menambah menarik penampilan rumah.
Tidak perlu banyak hiasan
Untuk ukuran teras yang luas, Anda bisa meletakan seperangkat kursi dan meja agar bisa digunakan untuk bersantai. Bagi Anda pemilik teras yang mungil sebaiknya disiasati dengan meletakan sedikit mungkin hiasan dan perabotan di area ini. Letakan barang yang memang diperlukan saja, seperti keset atau rak sepatu. Sesuaikan dengan ukuran teras, agar terlihat serasi.
Batu koral memberi tekstur
Agar teras tidak monoton, terapkan permainan tekstur pada arsitektur desain. Paduan tekstur yang berbeda akan memperkaya penampilan teras. Pada teras ini, permainan tekstur didapat dengan memadukan keramik yang licin dengan batu koral yang kasar. Batu koral yang Anda pilih sebaiknya berdiameter cukup besar agar seimbang dengan lebar ubin.
Stepping stone memberi kesan unik
Sebagai peralihan dari garasi mobil menuju teras, gunakanlah stepping stone. Bentuk stepping stone yang sederhana selaras dengan desain teras yang minimalis.
Tanaman air memperlembut penampilan
Agar penampilan arsitektur desain tidak didominasi oleh bebatuan dan keramik, Anda perlu menambahkan unsur tanaman. Pilihlah tanaman air jenis Juncus Sp. Penampilannya yang sederhana akan selaras dengan desain teras yang minimalis.
Sangat penting untuk menjaga kebersihan bilah-bilahnya agar senantiasa bebas dari debu, sarang laba-laba dan bahan pencetus alergi.
Salah satu jenis tirai yang trend saat ini adalah window blinds. Window blinds, dibuat dengan bilah-bilah dari kain, plastik, kayu, vinil atau logam yang terangkai sedemikian rupa sehingga bisa dibuka dan ditutup dengan menarik tali pengendali.
Tirai jenis ini bisa ditarik dan dilipat ke samping (vertical blinds) dan ke atas (roller blinds). Tirai window blinds dimanfaatkan untuk menutup bidang-bidang kaca apada jendela atau pintu. Ukurannya bisa dipesan untuk disesuaikan dengan keluasan bidang kaca yang perlu ditutupi.
Tirai ini bisa dilipat hingga membuka sebagian jendela saja. Bilah-bilahnya bisa kita putar sedemikian rupa agar dapat membuka dan menutup secara total atau sebagian saja. Dengan cara ini kita bisa mengatur seberapa banyak cahaya matahari masuk ke dalam ruang, tanpa membuat kita silau. Panorama di luar bisa dinikmati tanpa membuat kita tidak terlindung. Tapi bila cuaca mendung atau dingin, tirai ini bisa memberi kesan hangat pada ruangan. Window blinds biasa ditempatkan di ruang tamu, atau ruang tidur dan ruang kerja di lantai atas, atau di ruang-ruang perkantoran.
Tirai window blinds pertama kali ditemukan oleh Edward Bopp dan Fredrick Bopp di Kansas City, Missouri, Amerika Serikat yang memegang paten asli. Nama perusahaan pada saat itu adalah Sun Vertikal. Pada tahun 1960 hak paten dan perusahaan telah dijual. Namun Raja Fir’aun dari peradaban Mesir kuno telah menggunakan sejenis window blinds yang terbuat dari alang-alang. Kini window blinds modern bisa membuka dan menutup secara elektrik, bahkan dengan pengontrol jarak jauh, tanpa perlu khawatir terjadi kekusutan pada tali penariknya.
Sebaiknya pilihlah motif window blinds sederhana yang bercorak atau berwarna netral, bila ditempatkan di ruang tamu, karena ruang ini luas, menampung berbagai macam kegiatan dan kerap dimasuki banyak orang atau tamu. Dikarenakan fungsinya, ruang tamu pastilah dipenuhi berbagai macam furniture dan aksesori. Agar mudah dipadupadankan, sebaiknya kita menggunakan window blinds berwarna netral. Warna netral dan sederhana juga bisa diterapkan pada ruang kerja, agar menimbulkan formal.
Namun sebagai daya tarik, kita boleh saja memilih motif dan warna window blinds yang agak berani dan menarik perhatian tetapi tetap sederhana, seperti motif lurik, zebra, batang bambu atau dedaunan. Untuk menghadirkan kehangatan, warna-warna terang bisa kita pilih.
Setelah window blinds dipasang, sangat penting untuk menjaga kebersihan bilah-bilahnya, termasuk juga kusen jendela dan pintu, agar senantiasa bebas dari debu dan sarang laba-laba. Ingatlah, tirai jenis apapun dapat menarik dan dipenuhi debu beserta alergen (bahan-bahan pencetus alergi) lainnya. Lebih baik kita memastikan tirai untuk diganti dan dicuci secara teratur. Bila tidak sempat mencuci, gunakan penyedot debu (vacuum cleaner) untuk membersihkan kusen dan tirai.
Agar aman dari alergi, kita bisa menggunakan bahan vinil, karena vinil tidak begitu rentan terhadap debu, sepanjang kita melap debu itu dengan kain yang bersih setiap hari. Di samping fungsinya, kebersihan tirai tetap nomor satu.
Tak perlu terlalu sering mengunjungi berbagai restoran pancake yang sedang menjamur di kota-kota besar, jika anda tahu bagaimana cara membuatnya. Tidak sesulit yang anda bayangkan kok! Simak resep Peach-Strawberry Pancake di bawah ini. Siapa tahu anda jadi mahir memasak dan dapat peluang untuk memulai bisnis baru!
Bahan-bahan :
Pancake
200 ml susu segar (plain)
165 gr tepung terigu
1 1/2 sdm cuka makan
2 sdm gula pasir
2 sdm mentega cair
1/2 sdt garam
1 butir telur ayam
1 sdt vanila bubuk
50 ml bir kalengan
Topping
8 buah strawberry segar
2 sdm mentega cair
2 sdm air matang
2 sdm gula pasir
1 sdt rum
1 sdt maizena
1/2 liter es krim vanila
1 kaleng peach, tiriskan
Cara Membuat :
1. Campur susu segar dengan cuka makan, kocok rata dan biarkan 10 menit hingga susu mengental. Campur tepung terigu, gula, garam dan vanili. Masukan susu yang mengental ke dalam campuran tepung, tambahkan telur dan mentega cair. Terakhir masukan bir kalengan, aduk hingga adonan merata dengan baik. Diamkan selama 15 menit. Bir berguna sebagai penambah cita rasa dan pengembang yang lebih baik daripada baking powder.
2. Panaskan mentega di wajan, masukan gula pasir, maizena, air matang dan strawberry yang telah dicincang kasar. Tambahkan rum, aduk hingga menjadi saus kental.
3. Tuang adonan pancake dengan sendok sayur ke dalam wajan rata yang sudah dipanaskan. Gunakan api kecil, jika sudah berpori-pori, balik sebentar lalu angkat.
4. Hidangkan pancake hangat di atas piring cantik, tambahkan es krim vanila, peach kalengan dan saus strawberry buatan sendiri.

















