Banyak muslimah yang tampaknya kurang peduli dengan keadaan fisiknya, karena menganggap bahwa itu tidak penting. Kurang peduli terhadap fisik bisa berupa tidak menjaga asupan makanan yang sehat dan bergizi, sehingga seringkali tubuh mudah sakit-sakitan, kemudian tidak pula diobati dengan tuntas sampai menjadi penyakit yang parah. Kekurang pedulian yang lain adalah kebersihan tubuh. Kebersihan disini bisa pakaian, rumah/kamar pribadi, kebiasaan sehari-hari, dll. Termasuk kurang peduli pula pada penampilan, misalnya memakai pakaian yang berwarna mencolok atau tidak serasi, memakai pakaian tidak sesuai, jilbab tidak rapih,dll.
Namun banyak pula muslimah yang memperlakukan tubuhnya secara berlebihan, hingga cenderung boros, baik untuk pakaian, perawatan tubuh, aksesoris, dsb. Sehingga pakaian muslimah yang digunakan tidak sesusai lagi syar’i, tipis/menerawang/ketat, berwarna mencolok mata.
Seorang muslimah yang mensyukuri nikmat tubuhnya, tentunya akan senantiasa bersikap proporsional dalam menjaga fisiknya. Menjaga makanan dan minuman dengan memilih yang halal, bersih, bergizi. Berolah raga teratur (jika mampu). Tidur yang cukup dan berkualitas (bukan kuantitas).
Menjaga kebersihan diri (kebersihan kulit/wajah/rambut, bau aroma tubuh) dan lingkungan (kamar tidur, toilet misalnya). Kesehatan wanita sejak dini/muda akan sangat berpengaruh bagi kehidupannya kelak, sesuai kodratinya. Misalnya untuk kesehatan reproduksinya, kesehatan organ seksualnya, kekuatan tubuhnya untuk hamil, menyusui, mengurus rumah tangga, dan aktif di masyarakat. Dalam berpakaian pun senantiasa sesuai dgn syari’at, rapih, bersih, sehingga menciptakan image yang baik di
masyarakat, bagaimana seharusnya sosok wanita muslim. Perhatian-perhatian ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda ketika sahabat Abdullah bin Amr bin Ash berpuasa disiang dan malam hari, “ Janganlah lakukan, karena sesungguhnya matamu memiliki hak yang harus engkau tunaikan, badanmu memiliki hak yang harus kau tunaikan, keluargamu memiliki hak yang harus kau tunaikan, maka puasa dan berbukalah, shalat dan tidurlah..(HR.Muslim).
Anda memiliki impian dalam hidup Anda. Berbagai usaha Anda lakukan untuk mencapainya. Semua waktu dan pikiran mungkin Anda gunakan untuk menggapainya. Namun di saat ternyata Anda gagal, kekecewaan yang mendalam akan menaungi Anda.
Saat itu Anda mungkin dalam keadaan lupa. Bahwa setiap hal kecil di dalam hidup Anda juga berarti. Banyak yang kehilangan Anda saat Anda mulai absen makan malam di rumah. Ada yang merindukan Anda, saat Anda tak lagi membacakan dongeng dan mengucapkan selamat malam padanya. Ada yang memikirkan Anda, saat seharusnya Anda sudah berbaring di sisinya.
Kita mungkin pernah membuat suatu kesalahan dalam meraih impian kita. Sampai akhirnya kita gagal. Itu bukan masalah besar. Karena kita masih bisa mencoba lagi. Namun yang terpenting adalah kita selalu melakukan segala sesuatu dengan didasari cinta.
Siapkan secangkir kopi untuknya dengan cinta. Bacakan dongeng untuk si kecil dengan penuh cinta. Tinggalkan pekerjaan Anda, dan segeralah berbaring di sampingnya, dengan penuh cinta. Siapkan makan pagi untuk keluarga Anda dengan cinta. Tinggalkan pesan untuk si dia, katakan betapa Anda mencintainya.
Lalu coba Anda hitung, berapa hal yang Anda lakukan dengan penuh cinta dalam sehari. Dan lihat hasilnya yang menakjubkan. Karena setiap hal kecil yang telah Anda lakukan, adalah hal besar di masa depan Anda.
Beberapa teman memang ada yang belum menikah. Namun kebanyakan dari teman Anda sudah menikah saat berumur 24 tahun. Saat bercermin, tak ada yang salah dengan wajah Anda. Body-pun keren, penampilan tak ada yang kurang lah. Kepribadian, banyak yang bilang menyenangkan. Lalu mengapa Anda masih sendiri?
Jangan pernah menyesali mengapa Anda masih sendiri di usia ini. Wanita tak hanya berakhir di dapur dan mengurus rumah tangga. Wanita berhak mengejar mimpinya. Karier dan cita-cita yang selalu didambakan. Siapa bilang wanita harus menikah sebelum usia 30 tahun.
Setiap orang memiliki target masing-masing. Di mana dirinya merasa sudah siap dan pria pujaan telah ditemukan, maka itulah saat yang tepat. Merajut bahtera rumah tangga bukan hal yang mudah tentunya. Mental dan fisik harus dipersiapkan baik-baik.
Soal pernikahan bukan hanya menyatukan dua pribadi yang berbeda. Namun lebih kompleks dari itu. Hidup di dalam dunia pernikahan harus mampu saling mengimbangi. Saling melengkapi dan merasa nyaman satu sama lain.
Namun jika Anda merasa belum siap. Jangan lakukan! Tak ada alasan bagi Anda untuk malu tak menikah muda. Masih banyak impian yang harus Anda kejar. Dengan berjalannya waktu, Anda harus memilih pria pujaan Anda yang akan menjadi pasangan hidup, teman di setiap detik waktu Anda.
Seorang wanita yang belum menemukan pasangan hidupnya saat ia berumur 24 tahun adalah wanita yang beruntung. Anda masih diberi kesempatan yang cukup lama untuk mempersiapkan diri. Untuk meraih semua mimpi dan cita-cita Anda. Maka jangan sia-siakan waktu itu. Anda pasti dapat yang terbaik. Hanya perlu kesabaran untuk menunggu waktu yang tepat. Menyenangkan bukan bertemu dengan the right person, in the right time? Anda akan menemukannya. Itu pasti!
Mengapa Anda tiba-tiba ragu saat harus berbicara di depan belasan orang?
Padahal setiap hari Anda bertemu mereka. Mengapa Anda kehilangan suara, ketika Anda harus melakukan negosiasi penting dengan seorang klien? Padahal, Anda sedang membicarakan apa yang Anda miliki. Yang bahkan ia tak tahu sebelah mana celanya.
Mengapa Anda gugup saat harus bertemu calon ibu mertua Anda? Padahal ia adalah wanita yang juga pernah salah memasukkan garam ke dalam tehnya. Bahkan ia dulu kesulitan saat harus membedakan merica dan ketumbar.
Semua kartu As telah ada di tangan Anda. Kemampuan Anda cukup untuk membuat Anda berdiri tegak di depan semua orang yang Anda segani. Hanya masalahnya, Anda perlu keyakinan untuk menunjukkan semua kartu As Anda.
Adalah pilihan Anda untuk mengatasi semua masalah yang ada di sekeliling Anda. Anda sudah punya setiap jawaban dari masalah itu. Selanjutnya, Anda yang memutuskan mana yang terlebih dahulu akan diselesaikan.
Percayalah, setiap wanita diberikan kekuatan untuk melakukan segala sesuatu melebihi kemampuan mereka. Hanya kepercayaan diri dan keyakinan yang membuat mereka berhasil melakukan segala sesuatu dengan baik. Saat ini kuberikan kepercayaan dan keyakinan itu. Genggam dan bawalah selalu. Anda mampu melewati hari-hari terberat Anda. Karena Anda memang bisa.
Sebuah studi membuktikan bahwa bayi yang diasuh sendiri oleh ibunya memiliki kemampuan otak dan kognitif yang lebih besar daripada bayi yang diasuh orang lain.
Tak hanya diasuh, bayi yang disusui secara langsung oleh ibunya juga terbukti memiliki otak yang lebih besar. Studi ini dilakukan pada bayi-bayi yang baru lahir, balita, dan anak-anak berumur 7 tahun dengan cara mengobservasi sikap dan otak mereka dalam kondisi tertentu.
"Bagian otak anak yang disebut Hippocampus menjadi lebih besar. Bagian ini mengatur kemampuan anak untuk mengingat, belajar, dan mengatasi stres," ujar koresponden medis senior Amerika Serikat, Elizabeth Cohen, kepada CNN.
Menurut Cohen, dengan membesarnya Hippocampus, kemampuan anak dalam belajar, mengingat, dan mengatasi stres juga menjadi lebih baik. Tidak hanya itu, kemampuan intelijensia anak pun meningkat.
Dalam studi ini sejumlah bayi berumur di bawah satu tahun terus dipantau otaknya hingga mereka berumur satu tahun. Mereka dibagi menjadi bayi yang disusui sendiri oleh ibunya dan yang tidak disusui sendiri oleh ibunya.
Sementara beberapa balita berumur 4 tahun hingga anak-anak berumur tujuh tahun dikumpulkan dalam satu ruangan bersama ibu mereka untuk dipantau secara sikap dan intelijensianya.
"Para ibu diberikan sebuah tes tertulis, sedangkan anak-anak diberikan tes permainan dan hadiah yang hanya boleh dibuka setelah ibu mereka selesai mengerjakan soal-soal tes," ujar Cohen.
Berdasarkan pantauan para peneliti, anak-anak yang diasuh ibunya sendiri menjadi lebih sabar, tenang, dan tidak berteriak-teriak memaksa ibu mereka untuk cepat-cepat menyelesaikan soal demi membuka hadiah. Sikap sebaliknya terjadi pada anak yang tidak diasuh langsung oleh ibunya.
Cohen menjelaskan dalam studi itu ibu yang tidak mengasuh anaknya sendiri lebih cepat menyelesaikan soal tes karena meminta sang anak menunggu mereka, sampai selesai mengerjakan soal. Sementara itu ibu yang mengasuh anaknya sendiri, lebih lambat menyelesaikan soal karena lebih memilih mendengarkan keluhan anak mereka.
"Hasil ini menunjukkan kemampuan Hippocampus anak-anak yang diasuh oleh ibu mereka berkembang lebih baik karena selalu terakomodasi dalam komunikasi dua arah yang baik," ujar Cohen. "Dalam tes itu ibu yang tidak mengasuh anaknya sendiri hanya mengatakan tidak, tidak, jangan, sudah tunggu saja," kata Cohen.
Bagaimana mereka bisa melakukan itu? Mungkin sering timbul pertanyaan dalam diri kita, mengapa orang lain bisa menjadi seorang ibu yang super. Ibu yang super mampu menjalani tanggung jawab di kantor, anak-anak, dan suami tanpa merasa lelah.
Bahkan kadang-kadang mereka masih punya waktu untuk menjadi tuan rumah acara makan malam di rumah, membuat kue kecil, bahkan menjadi relawan bagi berbagai acara amal.Saya Memberikan 5 rahasia untuk menjadi seorang ibu yang super:
1. Cukup Tidur
Mungkin Anda berpikir memanfaatkan waktu tidur siang untuk menyelesaikan tugas di sekitar rumah. Sebaiknya Anda tidak melakukannya jika selalu merasa lelah. Luangkan waktu sejenak bersama anak-anak saat tidur siang atau berendam di kamar mandi dan bersantai. Ibu yang memiliki cukup waktu istirahat adalah ibu yang lebih produktif dan bahagia.
2. Jangan Takut Meminta Pertolongan
Hal terburuk yang bisa Anda lakukan adalah selalu berusaha menjadi segalanya bagi orang lain. Jangan pernah takut untuk meminta pertolongan dari orang lain jika Anda memerlukannya. Itu berarti meminta kepada suami melakukan belanja bulanan atau mengontrak seseorang untuk membersihkan rumah beberapa kali dalam sebulan.
Ibu akan mudah emosional jika batas emosi mereka menjadi tipis. Mengakui bahwa Anda membutuhkan sedikit pertolongan sekali-kali tidaklah menunjukkan kalau Anda lemah. Tapi jangan memperbesar masalah kecil juga. Menjadi seorang perfeksionis itu bagus, tapi membiarkan debu tidak tersedot sampai akhir pekan atau mengantar anak ke sekolah dengan menggunakan celana yang sama dengan yang dipakai kemarin juga tidak masalah.
3. Tetap Terjadwal
Setiap keluarga harus punya kalendar yang memuat semua janji penting, acara sekolah, janji dengan dokter, latihan olahraga, dan sebagainya. Anda mungkin perlu menempatkan kalendar besar di dinding atau menggunakan kalendar online atau menempatkan papan tulis di ruang makan keluarga.
Jangan sampai anak Anda menjadi tidak memiliki jadwal yang teratur atau malah berlebihan. Batasi anak dalam berolahraga, pelajaran, atau aktivitas ekstrakurikuler lainnya. Mereka tidak perlu bergabung dengan semuanya. Jika sampai anak dan orangtua memiliki jadwal yang berlebih, mereka akan berakhir dengan stres dan membenci satu sama lain. Kenali batasan keluarga Anda.
4. Pergi Berkencan dengan Suami
Ibu yang super jangan pernah kehilangan ikatan dengan suami atau pasangannya. Rencanakan kencan di malam hari sekali dalam sebulan, sehingga Anda berdua bisa menikmati waktu untuk orang dewasa dengan pasangan Anda, bebas interupsi, popok, atau acara anak-anak. Atur jadwal di kalender dan tepati.
5. Santai
Ibu juga perlu bersantai. Berikan anak-anak cukup kebebasan untuk mengenal siapa mereka dan punya cukup ikatan untuk menjauhi mereka membuat masalah yang bisa membuat mereka menyesal nantinya. Jadilah penggemar terbaik mereka. Mereka sudah cukup mendapat kritikan dari orang lain. Selain itu, cintai mereka dengan sangat dan tersuarakan.
Orang tua harus menyampaikan pesannya dengan keras dan jelas tentang fleksibilitas dan kebebasan. Struktur yang kuat itu sangat penting, tapi juga penting kalau hidup anak Anda tidak terlalu terstruktur. Anda harus memberikan sedikit ruang untuk membuat mereka menjadi santai dan menjelajahi pengalaman baru.
Beberapa orang menganggap bahwa makan malam romantis di restoran mewah atau memberikan hadiah mahal adalah cara terbaik mengungkapkan rasa sayang. Padahal ada cara sederhana yang sering 'terlupakan' namun dapat menunjukkan rasa sayang kepada orang terdekat.
Menurut Beverleigh H Piepers, Penulis serta ahli perkawinan dari situs Ezine Article, berikut tiga cara mudah untuk ungkapkan rasa sayang dan cinta pada pasangan.
1. "Bagaimana Harimu?"
Tidak ada cara yang paling mudah untuk tunjukkan rasa sayang dengan bertanya "Bagaimana harimu?" Namun pertanyaan itu dilayangkan bukan untuk sekedar basa-basi, Anda harus benar-benar mendengarkan jawaban pasangan dan bertanya mengenai sesuatu hal yang menarik. Hal ini menunjukkan bahwa Anda peduli dengan kehidupannya dan membuat ia merasa dihargai serta dicintai.
2. Kencan
Ini adalah cara paling seru untuk mengungkapkan rasa sayang. Anda dan pasangan bisa pergi ke tempat yang memiliki nilai sejarah bagi hubungan Anda. Misalnya, tempat saat pertama kali bertemu. Anda tidak harus memilih restoran mahal karena yang terpenting adalah mengembalikan perasaan seperti masa pacaran.
Jika Anda dan pasangan tidak berencana keluar rumah. Cobalah untuk membuat 'waktu berkulitas' di rumah. Titipkan anak pada kakek dan neneknya, dan buat acara makan malam romantis. Hal sederhana seperti ini bisa memberikan efek positif pada kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan.
3. Berikan Kejutan
Hampir semua orang menyukai kejutan. Salah satu yang paling mudah adalah, mampir ke kantor suami dan berikan segelas kopi atau makanan favoritnya. Fokus sebenarnya bukan pada makanan yang dibawa, melainkan usaha Anda untuk pasangan. Hal kecil ini mungkin terdengan tak penting, tapi pada kenyataanya 'hal kecil' itulah yang dapat membuat hubungan asmara jauh lebih kuat.
Menurut Beverleigh H Piepers, Penulis serta ahli perkawinan dari situs Ezine Article, berikut tiga cara mudah untuk ungkapkan rasa sayang dan cinta pada pasangan.
1. "Bagaimana Harimu?"
Tidak ada cara yang paling mudah untuk tunjukkan rasa sayang dengan bertanya "Bagaimana harimu?" Namun pertanyaan itu dilayangkan bukan untuk sekedar basa-basi, Anda harus benar-benar mendengarkan jawaban pasangan dan bertanya mengenai sesuatu hal yang menarik. Hal ini menunjukkan bahwa Anda peduli dengan kehidupannya dan membuat ia merasa dihargai serta dicintai.
2. Kencan
Ini adalah cara paling seru untuk mengungkapkan rasa sayang. Anda dan pasangan bisa pergi ke tempat yang memiliki nilai sejarah bagi hubungan Anda. Misalnya, tempat saat pertama kali bertemu. Anda tidak harus memilih restoran mahal karena yang terpenting adalah mengembalikan perasaan seperti masa pacaran.
Jika Anda dan pasangan tidak berencana keluar rumah. Cobalah untuk membuat 'waktu berkulitas' di rumah. Titipkan anak pada kakek dan neneknya, dan buat acara makan malam romantis. Hal sederhana seperti ini bisa memberikan efek positif pada kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan.
3. Berikan Kejutan
Hampir semua orang menyukai kejutan. Salah satu yang paling mudah adalah, mampir ke kantor suami dan berikan segelas kopi atau makanan favoritnya. Fokus sebenarnya bukan pada makanan yang dibawa, melainkan usaha Anda untuk pasangan. Hal kecil ini mungkin terdengan tak penting, tapi pada kenyataanya 'hal kecil' itulah yang dapat membuat hubungan asmara jauh lebih kuat.
Cantik adalah idaman semua wanita. Dan, make up merupakan salah satu faktor yang membuat wanita terlihat cantik. Tapi, tidak perlu menggunakan make up yang mahal atau tebal. Bahan-bahan di dapur pun bisa membuat Anda tampak cantik.
Ya, dapur memang identik dengan bahan-bahan makanan yang digunakan untuk memasak. Mulai sekarang cuba perhatikan bahan-bahan makanan itu. Siapa tahu masuk dalam daftar bahan makanan yang dapat membuat Anda cantik.
Ya, dapur memang identik dengan bahan-bahan makanan yang digunakan untuk memasak. Mulai sekarang cuba perhatikan bahan-bahan makanan itu. Siapa tahu masuk dalam daftar bahan makanan yang dapat membuat Anda cantik.
1. Minyak Zaitun
Meski terkesan seperti zaman dahulu, minyak zaitun ternyata punya banyak khasiat untuk kecantikan, terutama kesehatan kulit dan rambut kita. Cukup gosokkan sedikit minyak zaitun pada rambut yang kering dan kusut. Sedikit olesan ini akan membuat rambut lebih luwes terutama pada musim dingin atau hari bercuaca lembab. Selain itu, minyak zaitun juga dapat mengurangi beberapa kerusakan pada rambut, seperti rontok, bercabang dan patah.
2. Madu
Tak hanya sehat dan enak dikonsumsi, madu memiliki nutrisi lengkap untuk kesehatan kulit. Vitamin, mineral, antioksidan, dan potasium yang terkandung dalam madu berguna sebagai pelembab, penyegar, bahkan masker wajah. Selain itu, madu bisa menjadi pengganti masker rambut.
3. Cuka Apel
Cuka apel mungkin belum familiar ditelinga Anda. Tapi, kandungan beta karoten di dalamnya dapat membantu melawan kerusakan pada kulit akibat radikal bebas. Tak hanya itu, mengonsumsi cuka apel secara teratur akan mempertahankan kekencangan dan elastisitas kulit.
4. Gula Putih
Bila selama ini Anda membersihkan wajah menggunakan pembersih wajah yang dibeli di minimarket, kini Anda bisa menggunakan gula untuk membersihkan kulit wajah. Tak hanya membersihkan wajah, scrub dengan gula juga dapat menghaluskan dan memutihkan kulit serta mengecilkan pori-pori pada wajah.
5. Garam
Jika garam biasa digunakan untuk meredakan sakit pada gig, kini garam juga dapat digunakan untuk mempercantik wajah. Meski sedikit perih, kadungan natrium klorida dalam garam dapat mengangkat kulit kering dan melembabkan kulit wajah.
6. Kopi
Buat para pecinta kopi, minuman favorit Anda bisa digunakan untuk wajah. Kandungan kafein, asam buah dan asam organik, lemak, alkaloid, mineral, potasium, magnesium, dan besi berguna untuk kecantikan kulit. Sehingga, dapat menyegarkan kulit wajah, antikerutan , mengencangkan kulit, dan membuat rambut hitam alami.
7. Jeruk Nipis
Mendengar kata jeruk nipis yang terbayang adalah perih. Kandungan vitamin C yang ada pada jeruk nipis melebihi kandungan vitamin C jenis jeruk lainnya. Vitamin ini berguna untuk membuat kulit wajah lebih halus, lebih putih, memutihkan kuku, dan mencegah jerawat.
8. Kunyit
Kunyit yang biasa digunakan sebagai bumbu masak ini ternyata memiliki banyak keajaiban. Menyembuhkan bekas luka bakar dan mengurangi rambut pada kulit adalah beberapa keajaiban yang dimilik kunyit. Itu karena kandungan antioksidan yang besar pada kunyit.
Anda yang saat ini sedang bertanya-tanya apakah Anda mengalami kehamilan atau tidak, berikut ini adalah tanda-tanda kehamilan paling umum yang biasanya dialami oleh wanita.
1.Nyeri p*yud*r*. Jika payudara Anda terasa sedikit berbeda dari biasanya, mengalami nyeri, lebih membesar, dan putingnya menjadi lembut, Anda mungkin sedang hamil. Ini karena perubahan hormonal yang terjadi saat hamil membuat terjadi peningkatan aliran darah dan perubahan jaringan payudara
2.Mual / morning sickness. Walau ada beberapa orang wanita yang tak mengalami fase mual dan muntah ini, namun sebagian besar wanita mengalaminya. Biasanya karena rangsangan dari bau, atau situasi tertentu.
3.Mudah lelah. Tubuh menjadi mudah lelah bahkan kadang terasa hingga ke tulang. Ini diperkirakan karena perubahan kadar hormon progesteron yang meningkat.
4.Mudah lapar. Walau fase mual kadang menyerang, namun Anda akan mudah sekali merasa lapar. Biasanya Anda akan lebih menyukai ngemil.
5.Sering buang air kecil. Sering buang air kecil juga salah satu tanda kehamilan. Ini karena rahim sedang bertumbuh dan mendesak kandung kemih. Ginjal juga bekerja lebih giat karena peningkatan volume cairan di tubuh.
6.Moody. Mood Anda akan lebih mudah berubah dari sedih ke murung. Lalu berubah senang, dan bahkan cemas. Pada beberapa kasus, wanita hamil juga mengalami depresi lebih mudah.
7.Tidak menstruasi. Ini adalah tanda kehamilan yang paling mudah dikenali, walau tidak semua wanita yang tak menstruasi mengalami kehamilan. Bisa jadi juga Anda hanya mengalami gangguan menstruasi.
8.Tes kehamilan positif. Setelah tanda-tanda di atas Anda alami, maka akan lebih baik lagi jika Anda melakukan tes kehamilan. Gunakan test pack, dan jika tanda yang terlihat positif, selamat, Anda memang hamil.
1.Nyeri p*yud*r*. Jika payudara Anda terasa sedikit berbeda dari biasanya, mengalami nyeri, lebih membesar, dan putingnya menjadi lembut, Anda mungkin sedang hamil. Ini karena perubahan hormonal yang terjadi saat hamil membuat terjadi peningkatan aliran darah dan perubahan jaringan payudara
2.Mual / morning sickness. Walau ada beberapa orang wanita yang tak mengalami fase mual dan muntah ini, namun sebagian besar wanita mengalaminya. Biasanya karena rangsangan dari bau, atau situasi tertentu.
3.Mudah lelah. Tubuh menjadi mudah lelah bahkan kadang terasa hingga ke tulang. Ini diperkirakan karena perubahan kadar hormon progesteron yang meningkat.
4.Mudah lapar. Walau fase mual kadang menyerang, namun Anda akan mudah sekali merasa lapar. Biasanya Anda akan lebih menyukai ngemil.
5.Sering buang air kecil. Sering buang air kecil juga salah satu tanda kehamilan. Ini karena rahim sedang bertumbuh dan mendesak kandung kemih. Ginjal juga bekerja lebih giat karena peningkatan volume cairan di tubuh.
6.Moody. Mood Anda akan lebih mudah berubah dari sedih ke murung. Lalu berubah senang, dan bahkan cemas. Pada beberapa kasus, wanita hamil juga mengalami depresi lebih mudah.
7.Tidak menstruasi. Ini adalah tanda kehamilan yang paling mudah dikenali, walau tidak semua wanita yang tak menstruasi mengalami kehamilan. Bisa jadi juga Anda hanya mengalami gangguan menstruasi.
8.Tes kehamilan positif. Setelah tanda-tanda di atas Anda alami, maka akan lebih baik lagi jika Anda melakukan tes kehamilan. Gunakan test pack, dan jika tanda yang terlihat positif, selamat, Anda memang hamil.
Tak perlu repot-repot untuk tetap bugar dan sehat.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa beres-beres rumah efektif mempertahankan kesehatan wanita.
Melakukan pekerjaan rumah selama enam jam setiap hari bisa menurunkan 13 persen risiko kanker payudara.
“Penelitian telah membuktikan bahwa olahraga, serta melakukan pekerjaan rumah tangga, berkebun atau berjalan santai, dapat menurunkan risiko kanker,” jelas Sara Hiom, Direktur Informasi dari Pusat Penelitian Kanker Inggris.
Bahkan, wanita yang melakukan 2,5 jam pekerjaan rumah tangga atau hanya berjalan kaki setiap hari, atau hanya berkebun selama 3 jam sudah cukup mengurangi enam persen risiko salah satu kanker mematikan ini.
Dan temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana yang biasa Anda lakukan sehari-hari sudah mampu mengurangi risiko kanker.
“Mempertahankan berat badan yang sehat dan mengurangi minum alkohol menjadi dua cara terbaik untuk menurunkan risiko kanker payudara. Aktif bergerak jelas memainkan peran penting, yang lebih murah dan tidak memakan banyak waktu,” tambah Sara.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa beres-beres rumah efektif mempertahankan kesehatan wanita.
Melakukan pekerjaan rumah selama enam jam setiap hari bisa menurunkan 13 persen risiko kanker payudara.
“Penelitian telah membuktikan bahwa olahraga, serta melakukan pekerjaan rumah tangga, berkebun atau berjalan santai, dapat menurunkan risiko kanker,” jelas Sara Hiom, Direktur Informasi dari Pusat Penelitian Kanker Inggris.
Bahkan, wanita yang melakukan 2,5 jam pekerjaan rumah tangga atau hanya berjalan kaki setiap hari, atau hanya berkebun selama 3 jam sudah cukup mengurangi enam persen risiko salah satu kanker mematikan ini.
Dan temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana yang biasa Anda lakukan sehari-hari sudah mampu mengurangi risiko kanker.
“Mempertahankan berat badan yang sehat dan mengurangi minum alkohol menjadi dua cara terbaik untuk menurunkan risiko kanker payudara. Aktif bergerak jelas memainkan peran penting, yang lebih murah dan tidak memakan banyak waktu,” tambah Sara.
Sesungguhnya, setiap muslimah yang memakai kerudung akan tampak jauh lebih cantik dibandingkan ketika dia belum memakai kerudung. Seiring dengan berjalannya waktu, gaya berkerudung kian bervariasi dan beragam. Hampir setiap wanita berkerudung selalu ingin mengikuti tren model berkerudung yang sekarang sedang banyak diperbincangkan. Namun, karena kurang bisa menyesuaikan bentuk muka mereka dengan gaya berkerudung yang mereka pilih, akhirnya mereka hanya menjadi Korban Mode. Tidak salahnya mengikuti tren atau mode terbaru asalkan sesuai dengan warna kulit, wajah, dan pakaian yang akan digunakan. Terutama, gaya kerudung Anda harus sesuai dengan acara atau suasana.
Wajah bulat
Banyak orang merasa jengkel karena memiliki wajah bulat karena jika Anda sampai salah pilih kerudung untuk digunakan, wajah Anda akan terlihat semakin kembung dan gemuk. Bagi Anda yang berwajah bulat, siasatilah dengan menggunakan undercaps yang sangat mudah ditemukan di pasaran. Ikat rambut Anda terlebih dahulu jika Anda memiliki rambut panjang, kemudian pakailah undercaps. Hindari pemakaian cepol atau konde karena ini akan semakin menambah kesan bulat pada wajah Anda. Kemudian, ikat jilbab Anda dan pada bagian pipi, tarik hingga separuh bagian pipi tertutup. Jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda tetap merasa nyaman dan tidak sesak.
Wajah lonjong atau panjang
Turkish style adalah gaya kerudung yang paling pas digunakan oleh pemilik wajah yang satu ini. Turkish style akan memberikan kesan penuh dan lebih padat bagi wanita yang memiliki wajah lonjong atau panjang. Anda mungkin bisa mempercantik penampilan Anda dengan cara menggelung rambut. Rambut yang digelung ini akan menambahkan volume pada wajah Anda sehingga wajah Anda akan nampak seimbang.
Wajah persegi
Gunakan kerudung model rounded shape. Model kerudung ini akan membingkai wajah Anda. Garis-garis tajam pada wajah yang biasanya membingkai wajah Anda juga akan tersamarkan sehingga wajah akan nampak lebih lembut. Sebisa mungkin hindari pemakaian warna yang keras dan mencolok. Pemakaian warna soft dan layer akan membuat wajah Anda nampak penuh.
Wajah oval
Pemilik bentuk wajah ini sepertinya patut merasa beruntung karena Anda bebas memakai model berkerudung dengan gaya apapun. Anda hanya perlu memadukan gaya kerudung manakah yang warna dan modelnya pas dengan warna kulit dan warna baju Anda. Tetap berhati-hati dalam menyerasikan gaya kerudung dengan pakaian yang Anda kenakan. Anda akan tampak sangat cantik dan menarik.
Ada baiknya Anda memilih kerudung berbahan katun asli agar tetap nyaman dan tidak panas saat Anda pakai. Di samping itu, kerudung berbahan katun juga akan menjaga kulit kepala dan rambut Anda agar tetap segar. Kenali bentuk wajah cantik Anda, dan selamat mencoba.
Wajah bulat
Banyak orang merasa jengkel karena memiliki wajah bulat karena jika Anda sampai salah pilih kerudung untuk digunakan, wajah Anda akan terlihat semakin kembung dan gemuk. Bagi Anda yang berwajah bulat, siasatilah dengan menggunakan undercaps yang sangat mudah ditemukan di pasaran. Ikat rambut Anda terlebih dahulu jika Anda memiliki rambut panjang, kemudian pakailah undercaps. Hindari pemakaian cepol atau konde karena ini akan semakin menambah kesan bulat pada wajah Anda. Kemudian, ikat jilbab Anda dan pada bagian pipi, tarik hingga separuh bagian pipi tertutup. Jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda tetap merasa nyaman dan tidak sesak.
Wajah lonjong atau panjang
Turkish style adalah gaya kerudung yang paling pas digunakan oleh pemilik wajah yang satu ini. Turkish style akan memberikan kesan penuh dan lebih padat bagi wanita yang memiliki wajah lonjong atau panjang. Anda mungkin bisa mempercantik penampilan Anda dengan cara menggelung rambut. Rambut yang digelung ini akan menambahkan volume pada wajah Anda sehingga wajah Anda akan nampak seimbang.
Wajah persegi
Gunakan kerudung model rounded shape. Model kerudung ini akan membingkai wajah Anda. Garis-garis tajam pada wajah yang biasanya membingkai wajah Anda juga akan tersamarkan sehingga wajah akan nampak lebih lembut. Sebisa mungkin hindari pemakaian warna yang keras dan mencolok. Pemakaian warna soft dan layer akan membuat wajah Anda nampak penuh.
Wajah oval
Pemilik bentuk wajah ini sepertinya patut merasa beruntung karena Anda bebas memakai model berkerudung dengan gaya apapun. Anda hanya perlu memadukan gaya kerudung manakah yang warna dan modelnya pas dengan warna kulit dan warna baju Anda. Tetap berhati-hati dalam menyerasikan gaya kerudung dengan pakaian yang Anda kenakan. Anda akan tampak sangat cantik dan menarik.
Ada baiknya Anda memilih kerudung berbahan katun asli agar tetap nyaman dan tidak panas saat Anda pakai. Di samping itu, kerudung berbahan katun juga akan menjaga kulit kepala dan rambut Anda agar tetap segar. Kenali bentuk wajah cantik Anda, dan selamat mencoba.
Keputusannya untuk memeluk Islam, diakui Camilla, membuat teman-teman dan keluarganya heran.
''Orang-orang akan sulit percaya bahwa seorang perempuan yang berpendidikan tinggi, berasal dari kelas menengah, dan berkulit putih pula, memilih untuk menjadi Muslim,'' katanya, menirukan komentar ayahnya saat itu.
Kendati orang-orang di sekelilingnya memandang heran terhadap keputusannya ini, namun Camilla mantap menjadi Muslimah.
Ia bahkan sempat mengenakan jilbab, meski kini dia memilih tampil tanpa jilbab. Namun, ia mengaku tak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai seorang Muslimah untuk menunaikan shalat lima waktu.
Ia bercerita, makin kuat tekadnya memegang teguh agamanya saat menghadiri pesta ulang tahun temannya di sebuah bar, saat itu ia tampil dengan jilbabnya.
''Saya berjalan, dengan jilbab dan pakaian rapat, meihat semua mata menatap saya dan beberapa tamu yang mabuk mengucapkan kata-kata tak senonoh atau menari di hadapan saya secara provokatif," tuturnya.
"Untuk pertama kalinya saya menyaksikan masa lalu saya dengan sebelah mata dan saya tahu, saya tak akan pernah ingin kembali pada kehidupan semacam itu.''
Camilla juga merasa bersyukur menemukan Islam. Dengan keislaman yang disandangnya kini, ia merasa telah menjadi orang yang merdeka.
"Saya bersyukur menemukan jalan keluar bagi diri saya sendiri. Saya bahagia shalat lima kali sehari dan mengikuti pengajian di masjid. Saya tidak lagi menjadi budak masyarakat yang rusak," tegasnya.
''Orang-orang akan sulit percaya bahwa seorang perempuan yang berpendidikan tinggi, berasal dari kelas menengah, dan berkulit putih pula, memilih untuk menjadi Muslim,'' katanya, menirukan komentar ayahnya saat itu.
Kendati orang-orang di sekelilingnya memandang heran terhadap keputusannya ini, namun Camilla mantap menjadi Muslimah.
Ia bahkan sempat mengenakan jilbab, meski kini dia memilih tampil tanpa jilbab. Namun, ia mengaku tak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai seorang Muslimah untuk menunaikan shalat lima waktu.
Ia bercerita, makin kuat tekadnya memegang teguh agamanya saat menghadiri pesta ulang tahun temannya di sebuah bar, saat itu ia tampil dengan jilbabnya.
''Saya berjalan, dengan jilbab dan pakaian rapat, meihat semua mata menatap saya dan beberapa tamu yang mabuk mengucapkan kata-kata tak senonoh atau menari di hadapan saya secara provokatif," tuturnya.
"Untuk pertama kalinya saya menyaksikan masa lalu saya dengan sebelah mata dan saya tahu, saya tak akan pernah ingin kembali pada kehidupan semacam itu.''
Camilla juga merasa bersyukur menemukan Islam. Dengan keislaman yang disandangnya kini, ia merasa telah menjadi orang yang merdeka.
"Saya bersyukur menemukan jalan keluar bagi diri saya sendiri. Saya bahagia shalat lima kali sehari dan mengikuti pengajian di masjid. Saya tidak lagi menjadi budak masyarakat yang rusak," tegasnya.
Penelitian yang dilakukan oleh B&Q menemukan fakta bahwa rata-rata ibu rumah tangga menghabiskan 1.117 hari atau sekitar tiga tahun untuk memasak di dapur. Survei yang dilakukan terhadap 1.000 ibu rumah tangga tersebut juga menghasilkan fakta bahwa selain memasak, para responden menghabiskan waktu sekitar 20 menit untuk bersantai di dapur dengan menonton televisi ataupun membaca surat kabar.
Karena banyak menghabiskan waktu di dapur, kebanyakan wanita juga mementingkan tampilan dekorasi dapurnya. 45 persen responden survei mengatakan bahwa dapur yang dekorasinya indah tampak lebih menarik.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa enam dari 10 wanita yang berusia 18 sampai 24 tahun berpendapat bahwa tampilan dapur menunjukkan kekayaan pemiliknya sehingga dapur yang cantik menunjukkan rasa bangga mereka terhadap rumahnya. Sedangkan bagi wanita berusia di atas 55 tahun, sekitar 30 persen mengatakan bahwa keindahan dekorasi dapur tidak membuat mereka tertarik.
Selain dilakukan terhadap wanita, survei tersebut juga ditujukan bagi 2.000 responden pria. Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden berusia 18 sampai 34 tahun menyukai bermain gadget di dapur sedangkan untuk responden berusia di atas 55 tahun hasilnya hanya tujuh persen.
Menurut juru bicara B&Q, dapur adalah bagian penting dalam rumah terutama bagi kaum wanita. "Survei ini menunjukkan betapa pentingnya manusia meningkatkan kemampuan di dapur sementara dapur selalu dilihat sebagai jantung dari rumah, hal ini memperlihatkan bahwa itu adalah jalan ke hati wanita," tuturnya .
Mandi junub atau yang sering disebut sebagai mandi wajib dari hadas besar (mandi besar), wajib dilakukan oleh seorang Muslim ketika memang dirinya masuk dalam persyaratan wajib mandi junub, baik laki-laki maupun perempuan.
Seseorang harus mandi besar biasanya ketika suci dari haid dan nifas (bagi wanita), jima atau berhubungan suami istri, mengeluarkan air mani (walaupun tidak dengan melakukan jima), masuk Islam bagi orang kafir, dan disaat mati.
Kita telah membahas tata cara mandi setelah suci dari haid dan nifas sebelumnya.
Dan berikut adalah pembahasan tentang tata cara mandi bagi wanita yang junub.
Yang pertama-tama adalah niat. Sebab segala sesuatu dilihat atau dicatat sebagai amal ibadah tergantung apa yang diniatkan. Dari ‘Umar bin Al Khattab radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)
Setelah itu, ’Aisyah dan Maimunah radhiallahu ‘anhuma telah mengabarkan hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam terkait tata cara mandi junub, yaitu:
عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ
“Dari ‘Aisyah, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)
Dan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:
كُنَّاإِذَأَصَابَتْ إِحْدَانَاجَنَابَةٌأَخَذَتْ بِيَدَيْهَاثَلَاثًافَوْقَ رَأْسَهَا ثُمَََّ تَأْخُذُ بِيَدِهَا عَلَى شِقِّهَاالْأيَْمَنِ وَبِيَدِهَااْلأُخْرَى عََََلَى شِقِّهَااْلأ يْسَرِ
“Kami ( istri-istri Nabi) apabila salah seorang diantara kami junub, maka dia mengambil (air) dengan kedua telapak tangannya tiga kali lalu menyiramkannya di atas kepalanya, kemudian dia mengambil air dengan satu tangannya lalu menyiramkannya ke bagian tubuh kanan dan dengan tangannya yang lain ke bagian tubuh yang kiri.” (HR. Bukhari: 277 dan Abu Dawud: 253)
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَتْ مَيْمُونَةُ وَضَعْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – مَاءً يَغْتَسِلُ بِهِ ، فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ ، فَغَسَلَهُمَا مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ ، فَغَسَلَ مَذَاكِيرَهُ ، ثُمَّ دَلَكَ يَدَهُ بِالأَرْضِ ، ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ رَأْسَهُ ثَلاَثًا ، ثُمَّ أَفْرَغَ عَلَى جَسَدِهِ ، ثُمَّ تَنَحَّى مِنْ مَقَامِهِ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ
Dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Maimunah mengatakan, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali. Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317)
Dari hadits tersebut, ringkasan tata cara mandi junub yang disunnahkan adalah sebagai berikut:
1. Niat (Menurut para ulama niat itu tempatnya di hati).
2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.
3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.
4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah (atau lantai) atau dengan menggunakan sabun.
5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.
6. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.
7. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).
8. Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.
Demikianlah apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Sungguh dalam Islam tak ada hal sekecil apapun yang tertinggal penjelasannya. Semua telah dijelaskan secara sempurna.
Namun perlu diketahui tata cara mandi yang disebutkan itu tidaklah wajib, akan tetapi disukai karena diambil dari sejumlah hadits-hadits Rasululllah shallallahu ‘Alaihi wa sallam. Jika seseorang mengurangi tata cara mandi sebagaimana yang disebutkan, tetapi dengan syarat air mengenai (menyirami) seluruh badannya, maka hal itu telah mencukupinya.
Catatan: tata cara mandi junub bagi wanita sama saja dengan tata cara mandi laki-laki.
Wallahu a’lam bish shawab.
Pemakaian minyak zaitun telah lama menjadi rahasia para artis Hollywood untuk menjaga kecantikan kulit. Sebut saja mulai dari Julia Roberts, Jennifer Lopez, Gwyneth Paltrow, hingga Selena Gomez merasakan manfaat minyak zaitun.
Salah satu kandungan minyak zaitun adalah mengandung asam lemak baik dan antioksidan tinggi. Minyak zaitun, berasal dari negara Mediterania, memiliki banyak manfaat.
Kini, di pasaran terdapat berbagai jenis minyak zaitun botolan yang umum digunakan untuk memasak seperti extra virgin, virgin, pure, dan extra light. Minyak zaitun extra virgin dianggap memiliki manfaat paling baik, karena merupakan hasil dari pemerasan yang pertama sehingga hasilnya lebih murni.
Wajah - Untuk membuat wajah lebih lembut dan cerah, minyak zaitun dapat digunakan sebagai masker. Usapkan minyak zaitun pada wajah. Diamkan 10 menit lalu cuci dengan air bersih. Cara ini dipercaya sebagai masker alami anti penuaan kulit.
Kaki - Kaki pecah-pecah atau kasar bisa diatasi dengan perawatan minyak zaitun. Oleskan minyak zaitun ke telapak kaki dan sekitar pergelangan kaki. Bungkus dengan kaus kaki dan kenakan selama tidur pada malam hari. Pagi harinya, efek minyak zaitun pada kulit sudah mulai terasa. Terapi ini juga bisa dilakukan pada tangan. Lakukan secara rutin selama satu bulan dan lihat hasilnya.
Tubuh - Mencampur minyak zaitun dengan garam kasar, juga bisa dilakukan untuk menciptakan scrub alami. Selain membantu pengelupasan sel-sel mati, pemakaian minyak zaitun pada tubuh bisa membuat kulit lebih cerah. Gwyneth Paltrow, dikenal sebagai salah satu bintang yang menjaga kesehatan kulit dengan cara ini.
Rambut - Meneteskan minyak zaitun usai keramas juga bisa membuat rambut sehat dan cerah. Teteskan minyak zaitun secukupnya usai keramas. Bungkus rambut dengan handuk selama 20 menit. Setelah itu cuci bersih. Hanya perlu diingat, metode ini hanya cocok bagi yang memiliki rambut kering.
Tika menyerahkan proposal (biodata) nikah kepada guru ngajinya, sambil berpesan agar proposalnya disimpan sebagai arsip dulu saja. Ia tidak mau mendahului kakak perempuannya. Kedua orang tuanyapun menginginkan kakaknya menikah lebih dulu, baru Tika.
Gadis manis yang lembut, dewasa, pengertian, dan keibuan itu pun bercerita, bahwa sebenarnya ia pun sudah ingin mengikuti jejak kawan-kawannya yang satu demi satu melangkah menyempurnakan setengah dien. Bagaimanapun tinggal di sebuah kota besar, akan merasa lebih tenang kalau ada kawan dan keluarga tempat berbagi suka dan duka. Tetapi menjaga perasaan kakak dan keridhaan orang tua, menjadikannya lebih mengalahkan keinginan diri.
Sudah cukup lama proposal itu Tika serahkan. Ia masih belum tahu sampai berapa lama waktu menunggu. Apalagi, kakaknya pun belum menunjukkan tanda-tanda hendak segera menikah.
Setali tiga uang. Intan, gadis manis, keibuan, yang pintar memasak, luwes dan selalu ceria itu pun beberapa kali menyatakan kebelumsiapannya untuk menikah. Alasannya sama, menunggu kakak-kakaknya. Sambil meneteskan air mata, ia mengatakan bahwa rasanya terlalu egois jika mendahului saja kakaknya menikah tanpa mempertimbangkan perasaan kakak-kakaknya . Menurutnya, selama ini kakak-kakaknya banyak berjasa dan berkorban untuknya. Mungkin salah satu hal yang menyebabkan kakak-kakaknya menunda pernikahan adalah karena mereka saat itu harus turut membantu membiayai pendidikan adik-adiknya.
Intan belum mengetahui kapan pastinya akan siap menikah. Semua tergantung kakaknya. Karenanya, Intan belum bersedia menjalani proses taaruf dengan siapapun. Ia tak ingin ada perasaan memiliki atau terlanjur jatuh cinta pada seseorang yang belum tentu ditakdirkan Allah untuk menjadi pasangan hidupnya. Ia ingin menjaga hatinya agar tetap netral hingga saatnya tiba.
***
Anda pernah dilangkahi adik? Atau Anda pernah melangkahi kakak? Bagaimanakah perasaan Anda saat itu?
Sebagian besar masyarakat kita memang masih menganggap tabu jika seorang adik melangkahi kakak. Terlebih lagi kalau sang kakak adalah wanita. Ada semacam anggapan bahwa seorang kakak yang dilangkahi adik nanti akan bernasib sial, sulit bertemu jodoh dan sebagainya. Takhayul memang, tapi itulah yang berkembang dalam masyarakat kita.
Sebagian lainnya melarang sang adik melangkahi kakak dengan alasan yang lebih rasional, menjaga perasaan kakak. Bagaimanapun dalam hatinya yang paling dalam, seorang kakak akan merasa sedih jika didahului adiknya menikah. Dilangkahi adik seolah menjadi aib tersendiri bagi seorang perempuan. Ada perasaan sensitif yang luar biasa dalam. Ada perasaan kehilangan sang adik. Ada perasaan khawatir dianggap tidak laku atau kalah sama adik, dan sebagainya.
Banyak misteri Allah dalam hidup ini, di antaranya jodoh dan maut. Kita sering menyaksikan di sekitar kita bahwa Allah memanggil hamba-hamba-Nya untuk kembali menghadap-Nya tanpa melihat usia. Sering kita memperhatikan banyak keluarga, sang adik dipanggil menghadap Allah terlebih dahulu bahkan jauh sebelum sang kakak. Pernahkah terlintas dalam benak kita bahwa hal demikian adalah sebuah aib? Tidak bukan? Hal itu karena kita meyakini sepenuhnya bahwa ajal adalah sebuah keputusan Allah. Tak harus urut berdasarkan usia.
Demikian halnya dengan pernikahan. Alangkah baiknya kalau kita mencoba mengubah sudut pandang kita, keluarga kita, dan masyarakat kita bahwa menikah tak mesti urut berdasarkan usia. Mungkin awalnya berat, tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan atas izin Allah maka akan makin banyak orang yang mengubah pandangannya. Semula masyarakat yang menganggap tabu melihat seorang kakak dilangkahi adik, akhirnya menganggap hal itu sebagai suatu hal yang biasa saja.
Alangkah baiknya kita berusaha berpikir bijak dan mencoba memahami orang – orang di sekitar kita. Jika kita sebagai orang tua, ada baiknya kita memahami semua anak kita. Kita memahami perasaan anak yang lebih tua ketika dilangkahi adiknya, pun memahami sang adik pula. Bisa jadi sang adik saat ini banyak mendapat tawaran untuk menikah. Belum tentu saat sang kakak sudah menikah dan kita sudah memberi izin pada sang adik, hal yang sama akan terjadi. Untuk itu, jika kita menginginkan sang adik menunggu kakaknya , sepertinya akan lebih baik jika disertai batasan waktu menunggu. Dengan sikap bijak dan doa- doa tulus kita, bisa jadi Allah akan memudahkan jodoh bagi semua anak kita. Mungkin sang adik menikah terlebih dahulu tetapi tak lama kemudian Allah mempertemukan sang kakak dengan jodohnya.
Jika kita sebagai kakak, kita berusaha menguatkan dan menyamuderakan hati ketika akan dilangkahi adik. Kita mencoba mendamaikan perasaan, dan berusaha mengedepankan Allah di atas segalanya. Ada baiknya bagi kita untuk senantiasa memperbaharui keyakinan bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan mengutamakan Allah akan membuahkan hal-hal indah di dunia dan di akhirat. Tak ada pengorbanan kita yang sia-sia, termasuk mengikhlaskan adik untuk menyegerakan pernikahan.
Allah adalah sebaik-baik pemberi balasan. Pun dengan kasih sayang dan izin-Nya, Allah akan menyegerakan jodoh kita dan mengubah pandangan orang, yang semula negatif menjadi positif. Tak lagi ada anggapan miring. Malah sebaliknya, orang –orang sekitar akan melihat kita sebagai orang yang berjiwa besar. Semua itu mudah saja bagi Allah.
Ketika kita dalam posisi adik, kita berusaha melakukan pendekatan pada seluruh anggota keluarga terutama orang tua dan kakak-kakak. Kita perlu meyakinkan orangtua kita bahwa bukanlah sebuah aib atau suatu kegagalan jika ada anak perempuannya yang didahului adiknya menikah. Justru yang menjadi aib adalah ketika ada anggota keluarga yang bermaksiat kepada Allah.
Kita harus pandai-pandai mengambil hati mereka, sehingga pada akhirnya mereka dengan tulus memberi izin pada kita untuk mendahului kakak. Izin yang sepenuh hati bukan setengah hati, sehingga kelak seluruh anggota keluarga bisa menerima dan merasa nyaman ketika ada anggota keluarga baru. Pun demikian dengan suami kita nantinya.
Kita juga harus pandai-pandai memahami perasaan kakak kita, terlebih kakak perempuan. Kemungkinan kakak kita akan menjadi lebih sensitif setelah kita mendahuluinya menikah. Rasa itu muncul bukan saja akibat tekanan sosial dari lingkungan, tetapi juga adanya perasaan –perasaan lain, termasuk perasaan kehilangan . Selama ini mungkin kita begitu dekat dengan kakak, tiba-tiba ada seseorang yang masuk dalam kehidupan kita, di saat kakak kita masih sendiri. Oleh karenanya diperlukan kepandaian kita pula dalam bersikap.
Penting bagi kita untuk berdakwah pada keluarga, mengkondisikan mereka dengan nilai-nilai Islam. Islam memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi siapa saja yang telah siap menikah untuk segera menikah. Jadi , jelas tidak ada larangan buat seorang adik untuk mendahului kakak. Yang penting tinggal bagaimana kita bersikap. Target kita bukan sekedar tak berkurang kemesraan hubungan antara kita dengan orang tua dan kakak. Lebih penting lagi, bagaimana nantinya seluruh anggota keluarga, termasuk suami kita bisa menerima dan diterima secara utuh satu sama lain.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Wahai Ali, tiga perkara, janganlah engkau menunda-nundanya; shalat jika telah datang waktunya, jenazah jika telah tiba dan (menikahkan) seorang wanita yang belum menikah jika engkau telah mendapatkan (pasangan) yang cocok (sepadan dengannya).” (HR At Tirmidzi)
Wallahu a’lam bish shawab.
Artikel fimadani.com
Artikel fimadani.com
Berbagai tindak kriminal, kini kian marak terjadi di negeri ini. Perampokan, pemerkosaan, bahkan perdagangan manusia pun sudah bukan rahasia lagi. Di penghujung tahun 2012 sebuah situs niaga di Indonesia dilaporkan telah mengiklankan perdagangan manusia berupa penjualan bayi berumur 18 bulan dengan harga Rp. 10 juta.
Pada sisi lain, penemuan bayi di negeri ini kian sering terjadi. Diduga kuat, motif pelaku membuang bayinya itu karena alasan zina, sehingga malu. Tetapi tidak sedikit yang membuang (menggugurkan atau menjual) bayinya karena alasan ekonomi. Bahkan ada di antaranya yang nekad menenggak racun bersama anak-anaknya, karena takut miskin.
Memang benar, di zaman ini, tekanan hidup dan kesulitan mencari nafkah demi penghidupan keluarga terjadi dimana-mana. Tidak saja di Indonesia, tetapi juga di Spanyol, Belanda, Portugis, Yunani bahkan Amerika. Artinya, masalah kesulitan hidup adalah masalah seluruh manusia di dunia.
Akan tetapi, bagaimanapun, Islam tidak mengajarkan umatnya bertindak bodoh. Sesulit apapun situasi yang dialami, harus dihadapi dengan penuh optimisme dan usaha nyata. Tidak boleh berputus asa. Karena putus asa terhadap rahmat Allah itu merupakan sifat tercela. Dan, tidak dimiliki kecuali oleh orang-orang yang kafir. Sebagaimana peringatan Allah kepada Nabi Yusus Alaihissalam.
يَا بَنِيَّ اذْهَبُواْ فَتَحَسَّسُواْ مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلاَ تَيْأَسُواْ مِن رَّوْحِ اللّهِ إِنَّهُ لاَ يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللّهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS: Yusuf [12]: 87).
Setiap Jiwa Ada Rizkinya
Di zaman jahiliyah membunuh anak adalah hal lumrah. Sebab utamanya karena para orang tua di zaman itu, merasa tidak mampu memberi nafkah untuk anak-anaknya. Islam, sangat melarang tindakan biadab ini.
Suatu ketika, Abdullah bin Mas’ud menemui Rasulullah, lalu bertanya. “Ya Rasulullah, apakah dosa yang paling besar? Beliau menjawab, “Engkau menjadikan sekutu bagi Allah, padahal Dia yang telah menciptakanmu.”
“Kemudian apa lagi?” “Engkau membunuh anakmu karena takut ia akan makan bersamamu”. “Lalu apa lagi?” “Engkau berzina dengan istri tetanggamu” (HR. Bukhari Muslim).
Kemudian Allah Subhanahu Wata’ala telah menjabarkan secara gamblang di dalam al-Qur’an.
وَلاَ تَقْتُلُواْ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rizki kepadamu dan kepada mereka.” (QS: al-An’am [6]: 151).
Dalam ayat yang lain Allah juga tegaskan;
وَلاَ تَقْتُلُواْ أَوْلادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُم إنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْءاً كَبِيراً
”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rizki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS: al-Israa' [17]: 31).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa Allah sangat sayang kepada hamba-hamba-Nya, lebih dari kasih sayang orang tua kepada anaknya, karena Allah melarang umat manusia membunuh anak-anak mereka, demikian penjelasan Ibn Katsir dalam tafsirnya.
Jadi, seorang Muslim tidak boleh takut miskin, meski sesulit apapun beban ekonomi yang sedang dihadapinya. Malahan, situasi buruk itu harus disikapi secara tepat, sehingga dapat menjadikan iman dan takwa kita meningkat, kemudian kita mampu terus bersabar dan ikhtiar. Karena pada hakikatnya, setiap jiwa telah Allah jamin rizkinya secara utuh dan menyeluruh.
Makna Rizki
Anggapan bahwa rizki semata harta dan benda tidak lain hanyalah pandangan orang-orang kafir yang hidup bergelimang dalam kejahiliyahan, kekafiran, dan kebiadaban.
Rizki dalam Islam, bukan semata harta dan benda. Apalagi, yang semata-mata karena hasil usaha (kerja) manusia. Rizki dalam Islam melingkupi semua apa yang ada dalam kehidupan manusia. Berupa waktu, kesehatan, kesempatan, kecerdasan, istri, anak, orang tua, tetangga, teman, lingkungan, hujan, tanaman, hewan piaraan dan masih banyak sekali yang lainnya.
Itulah mengapa Allah mengingatkan manusia bahwa nikmat (rizki) Allah terhadap manusia sungguh tidak akan pernah bisa dihitung. Sebab, Allah telah menyediakan untuk umat manusia apa saja yang manusia perlukan pada segala situasi dan kondisi.
وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَتَ اللّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ الإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS: Ibrahim [14]: 34).
Allah memang memberikan rizki kepada semua makhluk-Nya, tetapi tidak semua mendapatkan rizki yang mulia dari-Nya. Lantas, siapa sajakah mereka itu?
“Maka orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia” (QS. 22 : 50).
Terhadap ayat tersebut, Ibn Katsir mengutip pernyataan Muhammad bin Ka’ab al-Qurazhi. “Apabila engkau mendengar firman Allah Ta’ala (wa rizqun karim) ‘Dan rizki yang mulia,’ maka rizki yang mulia itu adalah surga.
Dengan demikian, maka sebaik-baik rizki adalah surga. Jadi, dalam kehidupan dunia ini kita harus mengutamakan dua perkara penting, yakni iman dan amal sholeh. Karena hanya keduanyalah yang dapat mengantarkan setiap jiwa mendapatkan rizki yang mulia.
Sangat tidak patut bahkan sangat tercela bila ada seorang Muslim merasa terhina hanya karena kurang harta. Apalagi kalau sampai berani mengambil keputusan tidak benar dalam hidupnya karena alasan kemiskinan. Sebab, rizki yang paling mulia adalah surga, bukan harta atau benda.
Itulah mengapa, para Nabi dan Rasul tidak pernah berbangga dengan harta dan benda. Bahkan para Nabi dan Rasul itu lebih memilih hidup susah demi rizki yang mulia di sisi-Nya. Namun demikian, Islam tidak mengharamkan umatnya kaya raya. Karena kekayaan yang disertai iman juga bisa mengantarkan seseorang pada derajat yang mulia di sisi-Nya.
Tawakkal
Jika demikian, maka mengapa dalam kehidupan masih ada kaya dan miskin? Itu tidak lain adalah ketetapan-Nya yang harus kita terima dengan lapang dada.
وَاللّهُ فَضَّلَ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْرِّزْقِ فَمَا الَّذِينَ فُضِّلُواْ بِرَآدِّي رِزْقِهِمْ عَلَى مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَهُمْ فِيهِ سَوَاء أَفَبِنِعْمَةِ اللّهِ يَجْحَدُونَ
“Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rizki” (QS. An-Nahl [16]: 71).
Terkait hal ini Imam Ghazali dalam kitab terakhirnya ‘Minhajul Abidin’ menegaskan bahwa setiap Muslim hendaknya memahami dengan baik bahwa rizki manusia itu telah dibagikan oleh Allah sebelum kita dilahirkan.
Dan, apa yang dibagikan-Nya itu tidak dapat diganti dan tidak pula berubah. Apabila seorang Muslim menolak pembagian tersebut dan berharap agar diubah, maka berarti ia telah mendekati kekufuran.
Lebih lanjut, Imam Ghazali mengatakan, “Sesungguhnya apa yang ditakdirkan sebagai makanan yang engkau kunyah, maka tidak akan dikunyah oleh orang lain. Maka, makanlah bagian rizkimu itu dengan mulia, jangan engkau memakannya dengan hina”.
Artinya, Allah telah menetapkan rizki kita. Selanjutnya kita menjalankan tugas kita sebagai hamba yaitu berikhtiar, berusaha menjemput rizki tersebut. Soal sedikit atau banyak, terima saja dengan lapang dada. Sebab itu adalah bagian dari ketetapan-Nya.
Dengan demikian, maka sudah seharusnya kita semua bertawakkal kepada Allah SWT. Bekerja secara jujur, disiplin, penuh dedikasi sebagai wujud ketawakkalan kita kepada Allah. Karena tawakkal itu adalah indikasi keimanan paling nyata. “Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman” (QS. 5 : 23).
Berarti, sangat tidak pantas seorang Muslim hidup dalam kebimbangan, kebingungan, apalagi kegelisahan dan keputusasaan dalam soal rizki. Karena setiap makhluk Allah pasti ada rizkinya. Maka, jangan bertindak curang atau berlaku menyimpang, karena kecurangan atau penyimpangan itu adalah bentuk kekufuran yang berakibat pada kesengsaraan dan kebinasaan.
Source : Hidayatullah
Pada sisi lain, penemuan bayi di negeri ini kian sering terjadi. Diduga kuat, motif pelaku membuang bayinya itu karena alasan zina, sehingga malu. Tetapi tidak sedikit yang membuang (menggugurkan atau menjual) bayinya karena alasan ekonomi. Bahkan ada di antaranya yang nekad menenggak racun bersama anak-anaknya, karena takut miskin.
Memang benar, di zaman ini, tekanan hidup dan kesulitan mencari nafkah demi penghidupan keluarga terjadi dimana-mana. Tidak saja di Indonesia, tetapi juga di Spanyol, Belanda, Portugis, Yunani bahkan Amerika. Artinya, masalah kesulitan hidup adalah masalah seluruh manusia di dunia.
Akan tetapi, bagaimanapun, Islam tidak mengajarkan umatnya bertindak bodoh. Sesulit apapun situasi yang dialami, harus dihadapi dengan penuh optimisme dan usaha nyata. Tidak boleh berputus asa. Karena putus asa terhadap rahmat Allah itu merupakan sifat tercela. Dan, tidak dimiliki kecuali oleh orang-orang yang kafir. Sebagaimana peringatan Allah kepada Nabi Yusus Alaihissalam.
يَا بَنِيَّ اذْهَبُواْ فَتَحَسَّسُواْ مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلاَ تَيْأَسُواْ مِن رَّوْحِ اللّهِ إِنَّهُ لاَ يَيْأَسُ مِن رَّوْحِ اللّهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS: Yusuf [12]: 87).
Setiap Jiwa Ada Rizkinya
Di zaman jahiliyah membunuh anak adalah hal lumrah. Sebab utamanya karena para orang tua di zaman itu, merasa tidak mampu memberi nafkah untuk anak-anaknya. Islam, sangat melarang tindakan biadab ini.
Suatu ketika, Abdullah bin Mas’ud menemui Rasulullah, lalu bertanya. “Ya Rasulullah, apakah dosa yang paling besar? Beliau menjawab, “Engkau menjadikan sekutu bagi Allah, padahal Dia yang telah menciptakanmu.”
“Kemudian apa lagi?” “Engkau membunuh anakmu karena takut ia akan makan bersamamu”. “Lalu apa lagi?” “Engkau berzina dengan istri tetanggamu” (HR. Bukhari Muslim).
Kemudian Allah Subhanahu Wata’ala telah menjabarkan secara gamblang di dalam al-Qur’an.
وَلاَ تَقْتُلُواْ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rizki kepadamu dan kepada mereka.” (QS: al-An’am [6]: 151).
Dalam ayat yang lain Allah juga tegaskan;
وَلاَ تَقْتُلُواْ أَوْلادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُم إنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْءاً كَبِيراً
”Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rizki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS: al-Israa' [17]: 31).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa Allah sangat sayang kepada hamba-hamba-Nya, lebih dari kasih sayang orang tua kepada anaknya, karena Allah melarang umat manusia membunuh anak-anak mereka, demikian penjelasan Ibn Katsir dalam tafsirnya.
Jadi, seorang Muslim tidak boleh takut miskin, meski sesulit apapun beban ekonomi yang sedang dihadapinya. Malahan, situasi buruk itu harus disikapi secara tepat, sehingga dapat menjadikan iman dan takwa kita meningkat, kemudian kita mampu terus bersabar dan ikhtiar. Karena pada hakikatnya, setiap jiwa telah Allah jamin rizkinya secara utuh dan menyeluruh.
Makna Rizki
Anggapan bahwa rizki semata harta dan benda tidak lain hanyalah pandangan orang-orang kafir yang hidup bergelimang dalam kejahiliyahan, kekafiran, dan kebiadaban.
Rizki dalam Islam, bukan semata harta dan benda. Apalagi, yang semata-mata karena hasil usaha (kerja) manusia. Rizki dalam Islam melingkupi semua apa yang ada dalam kehidupan manusia. Berupa waktu, kesehatan, kesempatan, kecerdasan, istri, anak, orang tua, tetangga, teman, lingkungan, hujan, tanaman, hewan piaraan dan masih banyak sekali yang lainnya.
Itulah mengapa Allah mengingatkan manusia bahwa nikmat (rizki) Allah terhadap manusia sungguh tidak akan pernah bisa dihitung. Sebab, Allah telah menyediakan untuk umat manusia apa saja yang manusia perlukan pada segala situasi dan kondisi.
وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَتَ اللّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ الإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS: Ibrahim [14]: 34).
Allah memang memberikan rizki kepada semua makhluk-Nya, tetapi tidak semua mendapatkan rizki yang mulia dari-Nya. Lantas, siapa sajakah mereka itu?
“Maka orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia” (QS. 22 : 50).
Terhadap ayat tersebut, Ibn Katsir mengutip pernyataan Muhammad bin Ka’ab al-Qurazhi. “Apabila engkau mendengar firman Allah Ta’ala (wa rizqun karim) ‘Dan rizki yang mulia,’ maka rizki yang mulia itu adalah surga.
Dengan demikian, maka sebaik-baik rizki adalah surga. Jadi, dalam kehidupan dunia ini kita harus mengutamakan dua perkara penting, yakni iman dan amal sholeh. Karena hanya keduanyalah yang dapat mengantarkan setiap jiwa mendapatkan rizki yang mulia.
Sangat tidak patut bahkan sangat tercela bila ada seorang Muslim merasa terhina hanya karena kurang harta. Apalagi kalau sampai berani mengambil keputusan tidak benar dalam hidupnya karena alasan kemiskinan. Sebab, rizki yang paling mulia adalah surga, bukan harta atau benda.
Itulah mengapa, para Nabi dan Rasul tidak pernah berbangga dengan harta dan benda. Bahkan para Nabi dan Rasul itu lebih memilih hidup susah demi rizki yang mulia di sisi-Nya. Namun demikian, Islam tidak mengharamkan umatnya kaya raya. Karena kekayaan yang disertai iman juga bisa mengantarkan seseorang pada derajat yang mulia di sisi-Nya.
Tawakkal
Jika demikian, maka mengapa dalam kehidupan masih ada kaya dan miskin? Itu tidak lain adalah ketetapan-Nya yang harus kita terima dengan lapang dada.
وَاللّهُ فَضَّلَ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ فِي الْرِّزْقِ فَمَا الَّذِينَ فُضِّلُواْ بِرَآدِّي رِزْقِهِمْ عَلَى مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَهُمْ فِيهِ سَوَاء أَفَبِنِعْمَةِ اللّهِ يَجْحَدُونَ
“Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rizki” (QS. An-Nahl [16]: 71).
Terkait hal ini Imam Ghazali dalam kitab terakhirnya ‘Minhajul Abidin’ menegaskan bahwa setiap Muslim hendaknya memahami dengan baik bahwa rizki manusia itu telah dibagikan oleh Allah sebelum kita dilahirkan.
Dan, apa yang dibagikan-Nya itu tidak dapat diganti dan tidak pula berubah. Apabila seorang Muslim menolak pembagian tersebut dan berharap agar diubah, maka berarti ia telah mendekati kekufuran.
Lebih lanjut, Imam Ghazali mengatakan, “Sesungguhnya apa yang ditakdirkan sebagai makanan yang engkau kunyah, maka tidak akan dikunyah oleh orang lain. Maka, makanlah bagian rizkimu itu dengan mulia, jangan engkau memakannya dengan hina”.
Artinya, Allah telah menetapkan rizki kita. Selanjutnya kita menjalankan tugas kita sebagai hamba yaitu berikhtiar, berusaha menjemput rizki tersebut. Soal sedikit atau banyak, terima saja dengan lapang dada. Sebab itu adalah bagian dari ketetapan-Nya.
Dengan demikian, maka sudah seharusnya kita semua bertawakkal kepada Allah SWT. Bekerja secara jujur, disiplin, penuh dedikasi sebagai wujud ketawakkalan kita kepada Allah. Karena tawakkal itu adalah indikasi keimanan paling nyata. “Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman” (QS. 5 : 23).
Berarti, sangat tidak pantas seorang Muslim hidup dalam kebimbangan, kebingungan, apalagi kegelisahan dan keputusasaan dalam soal rizki. Karena setiap makhluk Allah pasti ada rizkinya. Maka, jangan bertindak curang atau berlaku menyimpang, karena kecurangan atau penyimpangan itu adalah bentuk kekufuran yang berakibat pada kesengsaraan dan kebinasaan.
Source : Hidayatullah
Jilbab, memang sering dilempari berbagai tuduhan yang menyakitkan dan tak berdasar yang membuat wanita Muslim banyak yang “takut” memakai jilbab. Salah satunya adalah masalah pekerjaan.
Ya, sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan dalih “karena berjilbab” sudah sering kita dengar. Rasanya tak sedikit perusahaan yang mensyaratkan pegawai wanitanya harus berpakaian “begini” dan “begitu”.
“Ribet kalau pake jilbab” katanya begitu.
Padahal, yang paling utama dibutuhkan dalam suatu pekerjaan adalah skill (kemampuan), kejujuran, ulet atau yang lebih dikenal dengan profesionalitas.
Jadi, alasan tidak bisa mendapatkan pekerjaan “karena berjilbab” rasanya terlalu berlebihan. Demikian juga dengan perusahaan yang menolak wanita bekerja dengan alasan demikian.
Banyak contoh Muslimah yang tetap berjilbab namun tetap sukses berkarir. Baik bekerja sendiri (wirausaha/berbisnis) atau menjadi seorang profesional di suatu perusahaan.
Tetapi memang, seorang Muslimah harus pandai-pandai mencari peluang. Tetap melihat sisi baik dan buruknya bagi agamanya. Pandangan agama harus tetap diperhatikan sebisa mungkin. Sebab, sebagai seorang Muslim segala sesuatu memang harus dikaitkan dengan aturan Islam.
Seorang Muslim yang profesional tetapi ia keluar dari batas-batas agama, maka dalam kacamata Islam ia tidak bisa dianggap profesional.
“berpakaianlah untuk pekerjaan yang anda inginkan, bukan untuk pekerjaan yang anda dapati.”
Maksudnya, seharusnya seorang Muslimah berprinsip bahwa kewajiban memakai jilbab tidak akan ia korbankan demi pekerjaan yang ia dapati. Tetapi ia justru mencari pekerjaan yang bisa menerimanya dengan berjilbab.
Selalu ada jalan dari Allah
Keadaan saat ini memang memaksa banyak wanita Muslim untuk keluar bekerja demi memenuhi kebutuhan hidupnya.
Sebagian ada yang bisa mengembangkan skill untuk berwirausaha, tetapi sebagian lagi belum mampu ke tahap itu, yang pilihan akhirnya harus keluar mencari pekerjaan.
Tetapi juga tak bisa dipungkiri memang bahwa kini banyak perusahaan yang sering menolak wanita berjilbab.
Namun sebagai seorang Muslim, layaknya kita yakin bahwa ada Dzat yang telah mengatur segalanya. Allah yang Maha Kuasa. Dia yang memudahkan urusan hamba-hambaNya. Maka yakin akan pertolongan Allah, bersabar, dan tetap berusaha sebisa mungkin tanpa mengorbankan aturan Islam adalah prisip seorang Muslim.
Allah berjanji bahwa barangsiapa yang bertawakkal kepada-Nya, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar bagi semua problema yang kita hadapi.
Dalam sebuah hadits juga dijelaskan, apabila seseorang meninggalkan sesuatu karena Allah, pasti Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.
Jadi, seorang Muslimah tetap bisa menjadi seorang yang sukes, dalam bidang apapun, tanpa harus mengorbankan jilbabnya. Insya Allah.
Wallahu a’lam
Source : muslimahzone.com

Abu Hurairah RA meriwayatkan, Nabi SAW bersabda, “Perbuatan paling baik ialah engkau memasukkan kebahagiaan kepada saudara yang mukmin dan Muslim, atau engkau membayar utangnya, atau memberinya roti.” (Hadis Hasan).
Menurut hadis yang diriwayatkan Ibnu Abu Ad-Dunya dan Imam Ahmad bin Hanbal di atas, setidaknya ada tiga amal saleh yang dikategorikan sebagai amal paling baik menurut Rasulullah SAW.
Pertama, memberikan kebahagiaan kepada saudaranya yang mukmin dan Muslim. Menurut Syekh Al-Ghazali dalam bukunya “Kimiyyah Al-Sa'adah”, kimia kebahagiaan itu adalah mempersepsikan dunia dan akhirat dengan benar untuk menghadap kepada Allah SWT.
Menurutnya, kimia kebahagiaan itu terdiri atas empat elemen, yaitu pengetahuan tentang diri, pengetahuan tentang Allah, pengetahuan tentang dunia, dan pengetahuan tentang akhirat.
Orang yang memiliki ilmu (alim/ulama) bisa menunjukkan bagaimana manusia mampu menemukan kebahagiaan hakikinya, sebagaimana yang disampaikan Syekh Al-Ghazali tersebut. Para dermawan bisa memberikan hartanya untuk memberikan kebahagiaan tersebut kepada saudara-saudaranya yang sangat membutuhkan.
Setiap Ramadhan, Rasulullah bersedekah lebih kencang dibanding bulan lainnya. Para hartawan, semestinya juga demikian. Diminta maupun tidak, harusnya senantiasa mendistribusikan hartanya kepada dhuafa dan orang-orang yang membutuhkan. (QS [2]:177).
Begitu pula bagi para pemimpin. Dengan segala wewenangnya, seharusnya dia mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya. Umar bin Khattab ketika menjadi khalifah selalu melakukan pengecekan langsung di lapangan. Apakah ada warga miskin yang kekurangan sandang pangan. Dan tidak jarang, Umar langsung memberikan solusi sendiri atas problem tersebut.
Umar bin Khattab sering menolong rakyat, mengambilkan air, memikul gandum, ataupun lainnya. Suatu malam, Thalhah melihat Umar masuk ke rumah seorang perempuan. Pada keesokan harinya, Thalhah mendatangi rumah perempuan itu.
Setelah mendapatkan izin untuk masuk, ternyata di dalam rumah itu tinggal seorang perempuan tua yang sudah lemah, buta, dan lumpuh. Thalhah bertanya kepada perempuan tersebut, “Apa yang diperbuat orang laki-laki tadi malam di rumahmu?”
Perempuan itu menjawab, “Orang (Umar—Red) itu sudah sejak lama datang kepadaku dengan membawa sesuatu sehingga bisa membuatku bahagia dan terhindar dari segala gangguan.” (HR Abu Nu'aim, dalam Al-Hilyah).
Amal saleh kedua adalah membayarkan utang saudaranya. Ini merupakan amalan yang sangat luar biasa, karena aghniya' (orang kaya) memiliki kemampuan untuk melepaskan orang lain dari berutang, dari rasa ketakutan, kegelisahan, tertekan, diteror, rasa didominasi, dan rasa direndahkan harga dirinya. Maka, wajar Allah memberikan pahala yang begitu besar kepada para aghniya' ini. (Hadis ke-247 dan 248 dalam Riyadus Shalihin).
Amal saleh ketiga adalah memberikan roti atau makan. (QS [76]: 8-9). Memberikan makan juga harus yang terbaik, yakni sebagaimana yang biasa kita makan. Jangan sampai makanan sisa dan basi justru kita berikan kepada orang lain, padahal kita sendiri enggan untuk memakannya.




.jpg)












